Lima Tahun Lahan Warga Digusur, Polsek Taliabu Barat Bungkam

Editor: Admin author photo
Foto: Abd. Rahman Umasangaji
TALIABU – Abd. Rahman Umasangaji (69) warga Desa Wayo, Kecamatan Taliabu, Kabupaten Pulau Taliabu, harus menanggung kecewa yang dalam setelah upaya hukum untuk mendapatkan haknya tak kunjung tiba.
Bermula dari lahan kebun miliknya yang terkena penggusuran proyek jalan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten pulau Taliabu di Desa Wayo Kecamatan Taliabu Barat tahun 2015.

Upaya hukum telah ditempuh selama 1 tahun tak kunjung membuahkan hasil. Padahal warga desa lainnya sudah mendapatkannya hak kembali.

“ Masalah  kerusakan  tanaman ini sudah lapor ke polisi. Sejak tahun lalu, saya sudah datang urus di Dinas PU. Tapi dong hanya janji-janji mau bayar. Bahkan saya juga sudah baku dapat deng pak bupati, dia janji lagi mau bayar. Tapi sampe saat ini orang lain punya dong su bayar sedangkan saya punya dong balom bayar,” keluh kakek 69 tahun tersebut,  sembari menunjukan surat tanda terima laporan polisi, Kamis (16/01).

Menanggapi laporan yang disampaikan Abdurahman, Kapolsek Taliabu Barat, AKP Said Aslam, justru menyerahkan ke pihak penyidik terkait kasus tersebut dengan alasan mereka yang lebih tahu  perkembangan kasusnya.  

  Nanti langsung ke pihak penyidik saja terkait perkembangan kasusnya, karena yang lebih tahu itu mereka,” timpal Kapolsek.

Menyikapi kasus tersebut, praktisi hukum Mustamin La dee menilai, Polres Kepsul harus mengevaluasi kinerja Polsek Taliabu. Sebab Polsek Taliabu Barat merupakan institusi penegakan yang bertanggung jawab atas penegakkan hukum di wilayah tersebut.

“ Apalagi laporan peristiwa dugaan pidana itu sudah 1 tahun dilaporkan,” ujar La Dee.

Lebih lanjut Mustakim mengatakan, penanganan kasus di Polsek Taliabu Barat Bukan hanya peristiwa dugaan pengrusakan tanaman saja, tapi ada banyak laporan perkara-perkara di pulau Taliabu yang terkesan mandek atau tidak terselesaikan di wilayah Polsek Taliabu Barat. Misalnya, laporan keterangan palsu di muka persidangan yang dilaporkan oleh seorang pengacara Hitno kosy sampai hari ini belum ada tindak lanjut.

 Jadi intinya kinerja Polsek Taliabu Barat harus di evaluasi agar proses penegakan hukum di Pulau Taliabu bisa baik,” tuturnya. (ari)
Share:
Komentar

Berita Terkini