Masyarakat Desa Capalulu Bakal Duduki Kantor Inspektorat Kepsul

Editor: Admin author photo
Foto : Sahril Ipa
SANANA – Masyarakat Desa Capalulu rencana menduduki Kantor Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula melalui aksi unjuk rasa besar-besaran yang bakal dilaksanakan pada hari Senin tanggal 6 Januari 2020, pekan depan. 

Rencana aksi tersebut meminta Inspektorat Kepsul segera mengeluarkan hasil audit investigasi atau uji petik anggaran alokasi dana desa dan anggaran dana desa yang diduga bermasalah. 

Selain hasil audit investigasi, aksi ini nantinya meminta Inspektorat Kepsul mengeluarkan surat rekomendasi pemberhentian M. Ali Umasangaji dari jabatan kepala desa.

“ Aksi pekan pada intinya mendesak Inspektorat mengeluarkan hasil audit investigasi (uji petik) dan mengeluarkan rekomendasi pemberhentian Kapala Desa (Kades) M. Ali Umasangaji dari jabatannya. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan maka masyarakat akan bermalam di Kantor Inspektorat sampai tuntutan masyarakat terpenuhi,” tutur Sahrul Ipa selaku koordinator aksi kepada awak media di sula, Sabtu (4/1/2020). 

Sebelumnya masyarakat Desa Capalulu pernah menemui Bupati Kepsul Hendrata Thes pada tanggal 30 November 2019 di Istana Daerah (Isda) perihal meminta Kades Capalulu di copot dari jabatannya. 

Pada pertemuan itu warga Desa Capalulu telah menyerahkan bukti dokumen pengelolaan alokasi dana desa dan anggaran dana desa yang tidak transparan kepada Bupati Hendrata Thes sebagai dasar untuk pencopotan kepala desa.

Atas dasar itulah aksi pekan depan substansinya adalah mendesak hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan oleh Inspektorat Kepsul segera di sampaikan kepada masyarakat Desa Capalulu.

“ Sesuai surat pemberitahuan yang kami sampaikan ke Kasat Intel Polres Kepulauan Sula bahwa sasaran aksi tersebut ke Kantor Inspektorat dengan tuntutan  inspektorat harus memberikan hasil uji petik dan segera keluarkan rekomendasi pemecatan kades capalulu dari jabatannya,” tegas Sahril.

Dia menyebut masyarakat mulai menduga Bupati Hendrata Thes (HT) terkesan melindungi kepala desa sehingga tuntutan masyarakat desa capalulu beberapa waktu lalu terkesan diabaikan. 

Padahal, pihak inspektorat telah menemukan berbagai masalah yang terjadi di desa, tapi masih saja dilindungi, pungkasnya. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini