Merlisa Siap Berkompetisi di Pilwako

Editor: Admin author photo
Foto: Merlisa (Calon Walikota Ternate)
TERNATE -   Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Ternate, Merlisa, siap berkompetisi  pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ternate di Pilkada serentak. 

"Alhamdulillah, artinya sebagai calon Walikota Ternate saya mengikuti semua prosedur beberapa partai yang saya mendaftar dan prosedur ini hampir sebagian besar sudah dilewati sehingga tinggal keputusan dari DPP Partai masing-masing misalnya PDI Perjuangan saat ini tinggal menunggu keputusan. Nah, nanti tanggal 9 Januari ada Rakernas mungkin di situ akan disampaikan oleh Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan,” ungkap  Merlisa kepada awak media usai mengikuti kegiatan Curah Gagasan yang dilaksanakan DPC PKB Kota Ternate, Minggu (3/1/2020).

Keseriusan mantan Ketua DPRD Kota Ternate Periode 2014-2019 maju sebagai Calon Walikota Ternate dapat dilihat dari hasil konsolidasi di berbagai Kelurahan di Kota Ternate. 

Saat ini beberapa parpol yang telah membuka penjaringan dirinya pun ikut mendaftar untuk memenuhi syarat pengajuan pencalonan sebagai kepala daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“ Ada beberapa partai saya sudah mengikuti proses pendaftaran seperti  Partai Berkarya, Hanura, PPP dan lain sebagainya itu menunggu keputusan DPP. Apalagi PKB baru melalui proses curah gagasan mungkin nanti disampaikan bahwa ada Fit and Proper Test lagi dari DPP. Nah mengikuti saja prosedurnya insya Allah mudah-mudahan ada  koalisi yang terbaik, karena rekomendasi partai membutuh koalisi. Jadi untuk PDIP sendiri sebagai calon kader yang bisa melengkapi koalisi yang ada,” tuturnya.

Menurutnya, niat dan tekadnya maju Calon Walikota Ternate ingin mewujudkan pemerataan pembangunan, kebutuhan pelayanan dasar masyarakat dan meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Ternate. Mengingat, banyak problem yang belum dituntaskan untuk perkembangan kota yang sedang berkembang. 

“ Sekarang problemnya banyak usulan dari tingkat kelurahan sampai kecamatan tidak terpenuhi, karena terkendala dengan APBD Kota Ternate  untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kota Ternate," tandasnya.

Sambung Merlisa, sehingga diharapkan Walikota Ternate ke depan bisa mencari solusi dan terobosan baru dengan tidak memanfaatkan secara keseluruhan untuk APBD. Namun bagaimana kita memanfaatkan investor-investor dari luar sebagai kebutuhan ketenagakerjaan, menciptakan lapangan kerja. 

“ Kalau sekarang ini sistem birokrasi yang ada  masih manual, inilah yang membuat tingkat PAD sangat tinggi, jadi bagaimana kita memperbaikinya, tentu kita melakukan akan sistem digitalisasi untuk retribusi, perpakiran, pelayan dan pelaporan dari keuangan publik, sistem elektrik, supaya mengurangi tingkat kebocoran PAD insya allah tingkat kebocoran untuk PAD bisa teratasi, jika sistem ini kita terapkan,” paparnya.

Lalu ditanya, jika terpilih sebagai Walikota Ternate apakah sistem e-badgeting akan diberlakukan.

"Insya Allah, karena APBD adalah dokumen publik yang harus  di ketahui oleh masyarakat. Tentu  realisasinya kita ikut perkembangan jaman lah, karena jamannya teknologi, maka kita harus mengikuti ke arah teknologi,” tutupnya. (Ady)

Share:
Komentar

Berita Terkini