Pemuda Lede Demo PLN Bobong

Editor: Admin author photo
Foto: Pemuda Lede saat menyerahkan tuntutan ke pihak PLN Rayon Bobong
TALIABU – Gegara listrik sering padam, pemuda Lede datangi Kantor PLN Rayon Bobong untuk menanyakan persoalan di maksud.

Unjuk rasa pemuda lede di Kantor PLN Rayon Bobong itu, meminta pihak PLN segera memperbaiki pelayanan listrik di Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu.

Koordinator aksi Dedi Siswanto mengatakan pihaknya PLN Cabang Ternate segera mencopot Kepala PLN Rayon Bobong karena dinilai tidak mampu mengelola PLN. Akibatnya masyarakat menjadi korban ketika pemadaman listrik terus terjadi.

"Kepala PLN Rayon Bobong harus di ganti, tidak mampu kelola PLN, ini manajemen bobrok," kata Dedi Siswanto kepada awak di Taliabu, Senin (31/12/2019).
Kata Dedi, pemadaman listrik tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat sehingga alat-alat elektronik milik masyarakat menjadi rusak.

Sementara setiap bulannya masyarakat sebagai pelanggan terus membayar iuran listrik, dengan harga yang tidak sesuai dengan pemakaian akibat akibat pemadaman listrik ini, tandasnya.

Setelah berorasi beberapa menit, masa aksi langsung melakukan hearing dengan pihak PLN Rayon Bobong.

Pada poin tuntutan pemuda lede yang di sampaikan saat hearing diantaranya. Pertama, mendesak kepada kepala PLN Cabang Ternate agar mencopot kepala PLN Rayon Bobong. Kedua, dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama pemadaman dan kerusakan mesin yang ada di PLN Rayon bobong secepatnya di perbaiki. Ketiga, pihak PLN rayon bobong agar mengganti seluruh kerugian masyarakat akibat kerusakan alat-alat elektronik masyarakat. Keempat, pihak PLN harus melaksanakan hak kompensasi pelanggan sebagaimana tertuang dalam Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2017.

" Apabila 4 tuntutan kami tidak terakomodir, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama. “ Kami pastikan pelanggan akan pemboikatan aktifitas PLN Rayon Bobong akan terjadi tanpa ada pertimbangan,” tegas Dedi.

Menanggapi tuntutan tersebut,  PH Manajer ULP Bobong Adam menjelaskan pemadaman yang terjadi akibat jaringan rusak.

“ Kemarin itu kalau masalah mesinnya kita sudah perbaiki, cuman sekarang yang masih rusak itu jaringannya, kita sudah survei dan turun langsung ke lokasi hanya rawan, kenapa rawan karena pohon-pohon milik masyarakat, jadi terkecuali masyarakat mau, kalau kita tebang pohon tersebut, karena kabel jaringannya juga itu kan kabel telanjang, apabila ada gangguan pasti rusak,” jelasnya.

Walau begitu, masa aksi berharap agar dalam waktu dekat ini pemadaman listrik yang tak menentu di Lede segera di perbaiki. Sebab kedatangan mereka adalah utusan dari masyarakat, dan jika dalam waktu dekat ini belum juga diperbaiki, maka semua masyarakat di kecamatan Lede akan langsung datang dan melakukan aksi masa yang lebih dari aksi kami hari ini, pungkas Nasrin perwakilan pemuda lede.

Ketika di sentil keberadaan Kepala PLN definitif. PH Manajer ULP dengan singkat menjawab. “  Beliau lagi di ternate masih sakit,” tutupnya. (Ari)

Share:
Komentar

Berita Terkini