Perbaikan Infrastruktur Pelabuhan Galala Dianggarkan Rp. 2 Miliar

Editor: Admin author photo
Foto: Daud Muhammad (Kadis Perhubungan Pemkot Tidore)

TIDORE – Keseriusan Pemkot Tidore Kepulauan untuk meningkatkan pelayanan akses transportasi laut terus di maksimalkan.

Salah satunya perbaikan infrastruktur pelabuhan Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Di mana Pemkot Tidore melalui Dinas Perhubungan telah menganggarkan sebesar Rp. 2 milyar tahun ini.

Selain memperbaiki infrastruktur di pelabuhan Galala, Pelabuhan Payahe Kecamatan Oba Selatan dan Pelabuhan Loleo Kecamatan Oba Tengah akan dilakukan renovasi atau pembangunan baru.

"Jika ada yang menilai kami belum melakukan pelayanan secara maksimal terkait dengan pelabuhan galala ini indikatornya apa?. Karena saat ini untuk pelayanan di pelabuhan galala rute Bastiong-Galala sudah ditambahkan 8 trip dari sebelumnya hanya 4 trip,” ungkap Kadis Perhubungan Pemkot Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, kepada nusantaratimur.com. Selasa (7/1/2020).

Sementara untuk rute Dowora – Galala hanya 4 (empat) trip ditambahkan menjadi 14 trip. “ Jadi dalam waktu sehari, itu dua kali masuk kapal fery Dowora ke Galala, mulai dari hari Senin sampai hari Jumat," tutur Daud.

Daud menambahkan bahwa pelabuhan galala sudah bukan lagi pelabuhan perintis, melainkan pelabuhan komersil yang seluruh angkutan bongkar muat barang maupun orang berhak masuk melalui pelabuhan Galala. Bahkan untuk saat ini di pelabuhan galala tidak hanya dilintasi oleh Kapal ferry milik ASDP melainkan juga di buka untuk swasta.

“ Kalau kita tidak perhatikan, maka kita tidak akan mengijinkan swasta masuk di situ, tapi karena kita sangat perhatikan, makanya di buka untuk swasta dan saat ini kapal ferry yang masuk di pelabuhan galala itu sebanyak dua buah, satu milik ASDP dan satunya lagi milik swasta,” terangnya.

Saat  ini jalur transportasi di Kota Tidore Kepulauan terdapat empat pelabuhan penyebrangan kapal ferry, yakni Pelabuhan Rum Kecamatan Tidore Utara, Pelabuhan Dowora Kecamatan Tidore Timur, Pelabuhan Galala Kecamatan Oba Utara dan Pelabuhan Gita Kecamatan Oba.

“ Kita patut berbangga karena hanya di Indonesia Timur khusunya Maluku Utara itu hanya Kota Tidore Kepulauan yang paling banyak memiliki pelabuhan penyebrangan kapal ferry,” tutupnya. (Aidar)

Share:
Komentar

Berita Terkini