Belum Sebulan, Tiga Pelaku Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap Polres Minsel

Editor: Admin author photo
Foto: Kapolres AKPB Bangun Widi Septo
MINSEL-  Dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini. Jajaran Polres Minahasa Selatan (Minsel), berhasil mengamankan tiga orang  tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur diamankan dengan TKP serta waktu berbeda. Kapolres Minsel, AKBP Bangun Widi Septo, mengatakan hal itu diruang kerjanya, Rabu (15/01/2020).

" Ketiga pelaku di antaranya, berinisial RP (24) warga Kecamatan Tenga, telah melakukan pemerkosaan terhadap korban dengan inisial F (16) warga Kecamatan yang sama. Pelaku diamankan di kediamannya pada awal Januari. Kedua, JM Kakek berusia (60 tahun), Warga Kecamatan Amurang. Diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak tetanga usia 7 (tujuh) tahun, diamankan pada 8 Januari 2020. Ketiga, tersangka SM (48) warga Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya sendiri yang berusia 4 (empat) tahun. Pelaku diamankan di wilayah di Desa Matani pada pekan lalu," ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan pihaknya saat ini tengah berkonsentrasi untuk menangani kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.  Bagi Kapolres, hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya untuk menuntaskan kasus pelecehan tersebut.


Foto: Kapolres Minsel AKBP Bangun Widi Septo S.I.K bersama Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Rio Gumara, di kunjungi wartawan 
" Melihat maraknya kasus pelecehan di Minsel, Hal itu membuat kami di Satuan Reskrim serta Unit PPA selalu sigap dan berkonsentrasi pada kasus pelecehan seksual anak di bawah umur. Karena kasus ini semakin marak di wilayah Kabupaten Minsel," tandasnya.

Menurut Kapolres, penanganan kasus pelecehan seksual anak dibawah umur. Dia tak tinggal diam dan akan berupaya menuntaskan kasus ini, karenanya dirinya sangat mengharapkan kerjasamanya dengan masyarakat Minsel. Untuk bersegeralah melaporkan ke kepolisian, jika terdapat anak atau saudaranya menjadi korban pelecehan.

"  Kami sangat serius dalam menangani dengan kasus ini. Kita juga tidak diam, untuk terus mengungkap pelaku-pelaku pelecehan seksual terhadap anak. Jadi kami juga sangat berharap kepada semua masyarakat untuk bekerjasama dengan kepolisian dalam pengungkapan kasus ini," harap Kapolres.

Septo menegaskan, ketiga pelaku yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Baginya akan melakukan tindak tegas sesuai proses hukum yang berlaku.

" Ketiga pelaku ini kasusnya hampir sama, ada yang melakukan pemerkosaan, kemudian pencabulan anak tetangga dan yang paling vatal kasus baru-baru ini adalah pelecehan seksual yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri. Para pelaku pencabulan ini nantinya dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara." tutupnya. (Ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini