Serah Terima Plt Hukum Tua Sondaken Sempat Ricuh, Masyarakat Akhirnya Legowo

Editor: Admin author photo
Foto: Warga Sondaken Saat Melakukan Aksi Protes didepan kantor Balai Desa 


MINSEL- Proses Serah Terima jabatan Plt Hukum Tua Desa Sondaken, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel sempat diwarnai aksi protes dari warga. Warga melakukan aksi dengan membakar Ban Mobil didepan kantor balai desa Sondaken sebagai bentuk penolakan Plt Hukum Tua, kemarin Rabu (29/01/2020).

Namun aksi warga ini mulai redah setelah diadakannya pertemuan antara pemerintah desa yang baru dan masyarakat setempat yang dimediasi oleh aparat Kepolisian.

Akhrinya masyarakat menerima Meyke Goni sebagai pejabat hukum tua Sondaken yang baru, namub dengan beberapa syarat yang diajukan masyarakat, Kamis (30/01/2020)

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan pemerintah desa, ada beberapa syarat yang kami ajukan kepada pemerintah yang baru. pertama kami meminta agar pemerintah yang baru ini melanjutkan program jalan pavingisasi di desa kami, kedua kami meminta pemerintah agar melakukan pergantian tiga aparat desa yang menurut kami kinerjanya tidak sesuai," Tutur Willy salah satu perwakilan masyarakat Sondaken.

Foto: Plt Hukum Tua Sondaken yang baru dan Warga saat melakukan pertemuan


Masyarakat juga memberikan waktu selama satu bulan kepada pemerintah desa yang baru untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat. jika tidak, menurut masyarakat mereka akan melakukan aksi protes yang lebih besar.

"Kami berikan kesempatan kepada pemerintah desa yang baru untuk menindaklanjuti tuntutan kami. jika ini kemudian tidak direspon, maka kami janji kami akan melakukan aksi yang lebih besar dari sebelumnya," Tegasnya.

Merespon hal ini Meyke Goni selalu Hukum Tua Sondaken yang baru mengatakan bahwa dirinya akan berupaya melakukan peningkatan pemberdayaan masyarakat lewat program desa yang juga sesuai kebutuhan masyarakat.

"Tentunya kami akan berupaya melakukan yang terbaik untuk desa Sondaken. juga tak lepas dari dukungan masyarakat pastinya. namun untuk pergantian tiga aparat desa, hal ini tentu perlu kami kaji. Jika memang apa yang dikatakan masyarakat benar bahwa ketiga aparat desa tak bekerja sesuai prosedur, tentunya ini akan menjadi perhatian khusus dari kami, " jelas Meyke.

Untuk diketahui aksi protes masyarakat ini, semenjak adanya pergantian Plt beberapa pekan yang lalu. sampai masyarakat Sondaken melakukan aksi, dengan mendatangi kantor dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Minsel, dan aksi kedua masyarakat lakukan dengan menemui Bupati Minahasa Selatan beberapa hari yang lalu. (Ir)


Share:
Komentar

Berita Terkini