Udang Vename Sumbang PAD Tidore Rp. 20 Juta Per Tahun

Editor: Admin author photo
Proses panen Udang Vename (Foto:Dar)

TIDORE - Budidaya udang vaname pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Tidore Kepulauan rupanya tidak sia - sia. Dimana tambak udang yang berada di Kelurahan Dowora Kecamatan Tidore Timur ini dikerjakan oleh beberapa kelompok masyarakat  ternyata menambah PAD Kota Tidore Kepulauan.

Hal itu dibuktikan dengan pemasukan dari hasil penjualan udang vaname di tahun 2018 dan 2019 masing-masing senilai Rp. 20.000.000 pertahunnya.

"Disana (red. tambak) udang hitungannya sewa lahan, jadi kemarin juga ada penyetoran dari kelompok itu berkisar Rp. 20.000.000 lebih itu tahun 2018 dan 2019, jadi dua tahun itu berkisar Rp.40.000.000," Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hamid Abdul Latif kepada wartawan media ini saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (30/1/2020).

Hamid juga mengatakan, Dalam 1 (satu) tahun budidaya udang vaname menyumbangkan PAD senilai Rp. 20.000.000.

"Tidak hanya itu namun di Tahun 2020 ini udang vaname juga akan kembali menyumbangkan PAD kota Tidore," sambung Hamid.

Kadis juga menambahkan bahwa untuk meningkatkan dan mengambangkan budidaya udang vaname di Kota Tidore, Dinas Kelautan dan Perikanan akan menambah dua unit kolam serta dibuka lagi pengambangan di wilayah Oba.

"Kalau untuk pengembang keluar kemarin kami sudah melakukan survei di Payahe dan Toseho,  karena potensinya bagus," cetusnya.

Selain itu Hamid bilang budidaya udang vaname di Provinsi Maluku Utara hanya di  3 (Tiga) Kabupaten/Kota.

"Ada tiga wilayah yang membuat budidaya udang Vename yakni Kota Tidore Kepulauan , Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Selatan," tutup Hamid singkat. (red-aidar)

Share:
Komentar

Berita Terkini