283 Sub Objek Kebudayaan Halbar akan Diberi Hak Paten

Editor: Admin author photo
Foto Bersama (sumber : ist) 

JAKARTA - Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumaham) melalui Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (Dirjen KL) siap melakukan promosi kekayaan intelektual Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) ke negara Swis pada Oktober mendatang.

Rencana promosi itu, setelah Bupati Danny Missy didampingi Wakil Ketua I DPRD Robinson Missy yang juga ketua suku sahu, Kadis DPMPTSP Syamsudin Senen dan Kadikbud Pilemon Piwu, menyerahkan dokumen hak kekayaan intelektual Halbar kepada Dirjen KL Dr. Freddy Harris. ACCS, Selasa (11/02/2020).

Menurut Bupati Danny, dokumen hak kekayaan intelektual halbar yang diserahkan kepada Dirjen KL itu, diantaranya, hak kekayaan intelektual komonal, hak cipta dan paten, hak kekayaan indikasi geografis dan bidang kebudayaan, pariwisata, pertanian dan perindagkop.

“Dokumen hak intelektual yang diserahkan itu, nantinya Dirjen KL mengeluarkan sertifikat hak milik Kabupaten Halbar,” ungkap Danny kepada wartawan, Selasa (11/2/20).

Ketua HKTI Malut ini menambahkan, hak kekayaan intelektual Halbar, terdiri dari 10 objek kebudayaan dan di dalamnya terdapat 283 sub objek kebudayaan yang nantinya jadi hak milik kekayaan Halbar.

Sebanyak 283 sub objek kebudayaan itu didalamnya ada tarian tradisional, kuliner Halbar, 7 suku asli, serta rempah rempah dan rumah adat.

“Jika hak paten sudah dikeluarkan oleh Dirjen KL, maka daerah lain tidak bisa lagi mengklaimproduk produk yang sudah menjadi hak milik Halbar,” cetusnya.

Sementara Dirjen KL Dr. Freddy Harris didampingi Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KL. RR. Erni Widhyastari dan Kepala Subdirektorat Pemberdayaan KL. Erbita Dumada Riani Hutagalung mengaku, dari semua daerah yang ada di Indonesia, Halmahera Barat (Halbar) yang paling banyak menyampaikan hak kekayaan intelektual, sehingga Dirjen KL memastikan April mendatang sudah bisa menerbitkan sertifikat hak paten bagi 283 sub objek kekayaan intelektual.

“Jadi pada April mendatang, saya sendiri yang nantinya datang ke Halbar menyerahkan sertifikat hak paten 283 sub objek kekayaan intelektual,” kata Freddy.

Dirjen menambahkan, selain menyerahkan sertifikat hak paten, dirinya juga meminta Pemkab Halbar menyiapkan produk asli dari Halbar, sehingga pada Oktober mendatang Dirjen KL melakukan promosi ke negara Swis.

“Bahkan kita gandeng media online untuk dilakukan publikasi secara besar besaran, sehingga kekayaan intelektual halbar bisa mendunia,” tambahnya. (red-zu3)

Share:
Komentar

Berita Terkini