Anggaran Bawaslu Pultab 'Tatono' di BPPKAD, Panwascam Patungan Jalankan Tahapan

Editor: Admin author photo
Mohtar Tidore (Anggota Bawaslu Pultab)
TALIABU -  Dana Hibah Pilkada belum dicairkan  oleh Bagian Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab). Ironisnya, kerja-kerja tahapan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) hingga Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) menggunakan dengan modal patungan.

Informasi yang di himpun Bawaslu Pultab baru menerima realisasi anggaran Pilkada sebesar RP. 200.000.000. Sedangkan, anggaran Pilkada Bawaslu yang disepakati dalam bentuk NPHD sebesar Rp. 6,5 Miliar.

Kordiv hukum Bawaslu Pulau Taliabu, Mohtar Tidore, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa direalisasikan anggaran sebesar Rp. 200 juta dari Pemda Kabupaten Pultab pada akhir tahun 2019 lalu. Selanjutnya, Bawaslu mengajukan permintaan kedua ini sebesar Rp. 2,000,000,000.  tapi sampai sekarang permintaan tersebut belum direalisasikan.

"Setelah pelantikan Panwascam kemarin, kami unsur pimpinan turun monitoring untuk bagaimana melihat aktivitas Panwascam di lapangan dengan kondisi yang tidak ada anggaran kaya begini tapi, karena memang tanggung jawab yang diberikan lembaga ya memang harus kerja meskipun patungan, betul ini tidak main-main,” akunya.

Kata Mohtar, melihat kondisi di lapangan dan kondisi keuangan Bawaslu Pultab mengarahkan untuk tetap melaksanakan pekerjaan.

“ Jika kalau ada keperluan mendadak dengan terpaksa  teman-teman di Kecamatan harus pinjam dulu, nanti setelah anggaran dicairkan dari Pemda barulah kita  distribusi ke Kecamatan-kecamatan  baru diganti pinjamannya,” ucapnya.

Dia menambahkan pengajuan anggaran kalau tidak salah permintaan di layangkan pada tanggal 13 Januari 2020, namun hingga pada tanggal 18 Februari ini belum ada realisasi dari Pemda Pulau Taliabu.

“ Realisasi anggaran Bawaslu dari Pemda ini yang masih terkatung-katung. Ini kurang lebih sudah dua bulan honorarium Panwascam belum bisa dibayar karena, anggaran saja tidak ada ini,” ujar Mohtar kepada reporter nusantaratimur.com, Selasa (18/2/2020).

Terpisah, ketua Panwascam Taliabu Barat, Harjo Janu, saat di hubungi melalui via telepon. Janu mengaku sejak dilantik hingga saat ini belum ada anggaran yang dikucurkan dari Bawaslu Kabupaten, baik anggaran operasional sekretariat, dan gaji komisioner, serta pegawai sekretariat.

"Karena tidak ada anggaran untuk melakukan kegiatan, akhirnya kami berinisiatif untuk berhutang di salah satu kios agar kami bisa melaksanakan kegiatan sebab, ini adalah tanggung jawab kami dalam mengembankan amanah dari lembaga. Apalagi sekarang kami melaksanakan perekrutan PPL dan itu merupakan agenda vital Panwascam yang tidak boleh ditanggalkan,” pungkasnya.

Lanjut Janu, jangankan anggaran kegiatan, gaji komisioner, dan pegawai Sekretariat, anggaran untuk sewa kontrakan rumah untuk Sekretariat Panwascam saja belum dicairkan.

“ Kami punya anggaran ini bersumber dari Bawaslu Kabupaten, untuk sementara kami jalani dengan cara berhutang dulu, nanti kalau anggaran sudah cair baru kami bayar,” tutupnya. (Ari)
Share:
Komentar

Berita Terkini