Dinilai Kerja Buruk, PU Minsel Dapat Raport Merah Oleh Ombudsmen

Editor: Admin author photo
Foto: Ketua Ombudsmen Helda R. Tirajoh, SH.

MINSEL- Pada penyampaian hasil penilaian layanan publik di Pemkab Minsel beberapa hari lalu, Ombudsmen Sulut memberikan nilai paling minim untuk Dinas PU. Bahkan ketua Ombudsmen Helda Tirayoh menyebutkan poin paling kecil yang pernah diberikan karena hanya mendapat 5 dari total nilai 100.

"Penilaian kami berdasarkan minimnya Pelayanan publik di Dinas PU untuk pengurusan rekomendasi Tata Ruang. Bisa dikatakan hampir tidak ada fasilitas layanan publik. Begitu pula dengan SPP (Standar Pelayanan Publik, red) tidak ada. Sehingga masyarakat tidak memiliki kepastian soal waktu dan biaya," terang Tirayoh.


Selain PU, beberapa intansi juga mendapat nilai buruk. Yang tidak mencapai poin 20. Nilai ini menyatakan ketidakpedulian atas pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Tirayoh kondisi miris tersebut lantaran Pemerintah Kabupaten tidak mengutamakan fungsi pelayanan publik. Sehingga tidak ada perbaikan dari tahun ketahun.

"Menurut saya tidak ada niat baik memberikan pelayanan publik yang terbaik. Makanya semua rekomendasi yang diberikan tidak dilaksanakan. Ini gawat karena dapat berujung mal administrasi. Mal administrasi berpotensi pada pungli," Tambahnya.

Helda juga menyindir beberapa Instansi yang ada. yang dianggap tidak mampu keluar dari zona merah, Padahal sudah banyak mendapatkan pelatihan dari KPK dan lainnya. Namun dari hasil pemeriksaan banyak yang belum terpenuhi.

"Harusnya mereka ini poinnya minimal 70 ke atas. Sebab sebagai garis depan dan banyak mendapatkan pelatihan. Makanya kami menyayangkan sampai terjadi seperti ini," Tutupnya. (Ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini