Empat SK Pengurus Netfid Kabupaten/Kota Di Serahkan

Editor: Admin author photo
Penyerahan SK Oleh Firman Amir Ketua Netfid Malut kepada Pengurusnya di Kabupaten Kota (foto: ist) 

Tidore - Network  For Indonesian Democratic Society (Netfid) Wilayah Maluku Utara dan Dewan Pengawas melakukan silaturrahim sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada pengurus di Kabupaten/Kota yang berlangsung di Sabua sahabat Pantai Tugulafa Kota Tidore Kepulauan, Minggu (9/20).

SK untuk kabupaten/kota diberikan langsung oleh Ketua NETFID Wilayah Provinsi Maluku Utara, Firman Amir didampingi Sekretaris wilayah Yusri A. Boko dan disaksikan Dewan Pengawas serta pengurus dimasing-masing kabupaten/kota.

Hadir dalam pertemuan, Dewan Pengawas Wilayah Jamaludin Muhammad, Soepriyadi Sahbudin.

Ketua Netfid Provinsi Maluku Utara, Firman Amir menyebutkan bahwa dalam kegiatan ini ada dua kegiatan yaitu silaturrahim dan penyerahan SK yang diberikan kepada empat pengurus Netfid kabupaten/kota.

"Kali ini ada Kota Tidore diberikan langsung kepada Sahril Dukomalamo (sebagai ketua),  Kabupaten Pulau Morotai diberikan kepada Kader Abdurrahman (sebagai ketua) dan ada SK juga diberikan kepada pengurus kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Selatan," sebut Firman yang juga mantan ketua Cabang PMII Ternate itu.

Ia meminta SK yang telah diberikan, diharapkan dapat dipertanggungjawabkan dalam bentuk kerja yang nyata dan selalu menjaga marwah organisasi.

"Jadi nanti dimasing-masing kabupaten/kota yang mengikuti Pilwako dan Pemilihan Bupati, diharapkan bisa mengambil job sebagai pemantau dimasing-masing kabupaten/kota maupun membangun mitra dengan KPU untuk sosialisasi kepemiluan," pinta Firman.

Tidak hanya itu dia juga memerintahkan pengurus di kabupaten/kota harus berkoordinasi secara masif dengan pengurus wilayah untuk menjaga kekompakan organisasi tersebut.

"NETFID Wilayah juga akan melaksanakan deklarasi dalam waktu dekat, akan tetapi, kita menyesuaikan dengan waktunya Pimpinan Pusat Ibu Dahliah Umar," kata Firman.

Tidak hanya itu Firman bilang Netfid juga akan melaksanakan sekolah pemilu.

"Kami berupaya agar beliau bisa datang. Dan, untuk sekolah kepemiluan akan dibuat oleh pengurus wilayah dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten," pungkas Firman.

Hal senada juga disampaikan Soepriyadi Sahbudi yang juga Dewan Pengawas Wilayah mengatakan Netfid merupakan organisasi independent yang harus bersikap tegas dalam mengawal setiap pesta demokrasi di Maluku Utara maupun di Kabupaten/kota.

"Karena Netfid memang berbeda dengan organisasi lainnya. Netfid diharapkan bisa bekerja sesuai dengan aturan main organisasi dan harus benar-benar menjamin terselenggarakannya pesta demokrasi yang bermartabat yakni tanpa diskriminasi," jelasnya.

Soepriyadi juga mengajak pengurusnya untuk membangun mitra dengan lembaga penyelenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu. Provinsi maupun kabupaten/kota.

"NETFID harus bergerak cepat dalam membangun mitra, selain KPU dan Bawaslu ia harus bisa membangun network dengan lembaga atau komunitasi yang memiliki visi dan misi yang mirip. Hal ini bertujuan agar pesta demokrasi benar-benar dihayati sebagai pesta rakyat yang mengangkat harkat dan martabat sivil society," tutupnya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini