Gaji Guru Honorer Tak Dibayar, Gubernur Malut Bakal Copot Plt Kadikbud

Editor: Admin author photo
Gubernur Malut Diwawancarai Awak media (sumber : ist)

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara (Malut) KH. Abdul Gani Kasuba instruksikan Jafar Hamisi selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperhatikan kesejahteraan guru-guru honorer konon katanya enam bulan belum terima gaji.

Keterlambatan pembayaran gaji guru honorer  membuat Gubernur Malut geram terhadap kinerja Plt Kadikbud Jafar Hamisi. Bagi gubernur, tak ada alasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menunda gaji para guru honorer. Apakah masalah ini ada unsur kesengajaan atau tidak. Tapi yang jelas wajib bagi instansi terkait memperhatikan guru honorer.

“ Saya akan panggil Kadikbud untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya. Bila perlu kalau tidak bisa bekerja, saya akan copot dari jabatanya,” tegas Abdul Gani kepada awak media di Sofifi,  Senin (3/2/2020) kemarin.

Gubernur menambahkan seharusnya gaji guru honorer dibayar tepat waktu, karena masa depan generasi ada dipundak mereka, kesejahteraan seorang guru harus dijaga.

“ Gaji mereka harus dibayar, saya tidak mau tahu guru honorer harus dibayar,” pungkasnya.

Dia berjanji dalam waktu dekat. Ia  akan memanggil Plt Kadikbud untuk mempertanyakan masalah ini. Sebab, Guru harus diprioritaskan.

“ Saya akan panggil Plt Kadikbud. Sebab enam bulan itu waktu yang cukup lama,” tutupnya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini