Masyarakat Weda Keluhkan Penetapan Retribusi Sampah

Editor: Admin author photo
Foto: Sampah

WEDA-Warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), mengeluh soal Retribusi sampah dengan jumlah yang cukup besar.

Pasalnya, di Tahun 2019 pembayaran retrebusi sampah hanya Rp 30 ribu per bulan,  namun saat ini naik menjadi Rp 75 ribu per bulan.

Sebut saja Rasi, salah satu warga Desa Fidi Jaya, mengatakan, setidaknya Pemerintah Daerah (Pemda) lebih memperhatikan hal-hal kecil seperti sampah ini.

Menurutnya, soal sampah ini tidak perlu lagi dibebankan kepada Masyarakat untuk membayar. Bagi Rasi, masyarakat membayar, tapi bukan bayar di DLH. Jika pembayaran itu masuk ke khas Daerah, maka warga langsung bayar ke rekening daerah.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halteng, Syamsul Bahri saat di temui diruang kerjanya mengatakan, penetapan kenaikan retribusi sampah sejak tahun 2019 lalu sebesar Rp 75 ribu per  bulan, tapi karena belum ada sosialisasi pada masyarakat,  sehingga masih diberikan kompensasi dengan Harga Rp 30 ribu per bulan.

"Untuk Tahun ini semua sudah harus bayar dengan angka Rp 75 ribu, karena sesuai dengan Perda tentang ritribusi jasa umum yang didalamnya soal retribusi sampah,” kata kadis.

Lanjut Kadis,  sementara untuk pembayaran sendiri dibayar sesuai penetapan dalam Perda per golongan, diantaranya rumah tangga,  kios kecil, rumah makan kecil dan besar,  usaha kecil, sedang, besar, dan usaha kos-kosan.

Dia menambahkan,  untuk seluruh uang retribusi itu masuk dan diinput ke dalam kas Daerah, jadi tidak di pergunakan untuk hal lain, tutupnya.(red/dir)
Share:
Komentar

Berita Terkini