Dikbud Halbar Gelar Sosialisasi Prosedur Operasional Standar US & UN

Editor: Admin author photo
kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar sekaligus Pengelolah program, Catur Ariwobo, saat di konfirmasi, selasa, (04/02/2020) 

JAILOLO - Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan. Selasa (04/02/20) menggelar Kegiatan Sosialisasi Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah dan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019-2020 Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Aula Bidadari Kantor Bupati.

Kegiatan yang di buka Bupati Halmahera Barat melalui Asisten II setda pemerintah kabupaten Halmahera Barat Markus Saleki dalam sambutannya menyampaikan meminta agar semua kepala sekolah bisa mengoperasikan komputer mengingat terjadinya kemajuan pendidikan.

"Kegiatan sosialisasi ini juga sangat penting untuk para kepala-kepala sekolah, guna meningkatkan pelaksanaan operasional standar ujian sekolah, dan kami berharap agar saat kegiatan nanti semua kepala sekolah atau peserta kegiatan dapat diikuti hingga selesai," pintanya.

Di saat bersama, kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar sekaligus Pengelolah program, Catur Ariwobo, saat di konfirmasi, selasa, (04/02/2020) menyampaikan. Kegiatan ini merupakan suatu upaya penyamaan persepsi terkait teknis ujian sekolah dan ujian nasional.

"Kegiatan ini gunanya untuk menginventarisir sekolah-sekolah di Kabupaten Halmahera Barat yang sudah terakreditasi, serta sekolah yang sudah siap melaksanakan ujian nasional," jelasnya.

Lanjut Catur meminta kepada peserta agar pada kegiatan ini dapat bekerja sama dengan baik.

"Kegiatan ini merupakan suatu upaya untuk mengembalikan predikat Halbar dalam dunia pendidikan seperti tahun kemarin dan kalau boleh kita akan berupaya agar bisa capai pada predikat pertama Se-Maluku utara," sebut Catur.

Sementara itu diwawancarai terpisah, Pilemon Piuw kepala dinas pendidikan saat ditemui usai kegiatan menyampaikan bahwa Sosialisasi ini merupakan tindaklanjuti dari ujian nasional.

"Ini terkait dengan pelaksanaan ujian di bulan April medatang, terkhususnya ujian SMP yang bagi menjadi dua antara lain Ujian Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Berbasis Kertas Dan Pensil (UNKP)," terangnya.

Sebagai kepala Dinas Pendidikan ia sangat mendukung kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini agar sekolah dapat atau tetap menjaga intergritas, dan pihak sekolah juga lebih intens dalam proses belajar mengajar, guna untuk guru dapat mengukur kompetensi siswa dalam dalam belajar maupun belajar tambahan," pungkasnya. (red-zu3)
Share:
Komentar

Berita Terkini