Bupati Halbar Larang SKPD Keluar Daerah

Editor: Admin author photo

JAILOLO - Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy melarang keras Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan staf lingkup Pemkab Halbar melakukan perjalanan dinas keluar daerah.

Ketegasan Bupati Danny itu disampaikan melalui himbauan nomor : 443/247/2020, tentang kewaspadaan Virus Covid19.

Himbauan itu dikeluarkan berdasarkan radiogram Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor : 440/2400/SJ tanggal 13 Maret, tentang himbauan penundaan perjalanan dinas ke Luar Negeri, sebagai upaya pencegahan virus corona (Covid19) yang melanda berbagai negara dan beberapa wilayah di Indonesi.

“Untuk itu saya menghimbau kepada pimpinan dan anggota DPRD kabupaten halmahera barat, SKPD dan ASN untuk menunda perjalanan  pelaksanaan ke Luar Negeri dan luar daerah jika tidak urgen untuk menghindari terpapar covid 19,” tegas Danny

Orang nomor satu di Pemkab Halbar ini juga menyampaikan, jika perjalan keluar daerah sangat terpaksa dilakukan, maka sekembalinya dari daerah yang terjangkit, yang bersangkutan harus melaporkan diri kepada Dinas Kesehatan untuk dipantau kesehatannya serta dilakukan karantina rumah atau tempat karantina yang telah ditetapkan oleh Pemkab selama 14 hari.

Selain itu, setiap penumpang yang datang dari daerah terjangkit, wajib melaporkan diri di pos pelabuhan atau di KKP untuk dipantau kesehatannya serta bagi ASN menghentikan Absen sidik jari dan mengaktifkan kembali absen manual.

"Untuk sementara sedapat mungkin menghentikan kegiatan pertemuan atau acara yang melibatkan banyak orang kecuali kegiatan keagamaan,"ujarnya.

Politisi PDI-Perjuangan Halbar ini juga berharap, masyarakat untuk membatasi aktifitas di luar rumah atau ditempat keramaian, terkecuali kebutuhan yang mendesak.

"Saya berharap kita semua lebih mendekatkan diri kepada yang maha kuasa  melalui doa pribadi, doa keluarga dan doa bersama pada lingkungan masing-masing,"pungkasnya. (zu3-red)

Share:
Komentar

Berita Terkini