DPRD Kota Tikep Siap Dikucurkan Anggaran Untuk Tangani COVID-19

Editor: Admin author photo

Kantor DPRD Kota Tidore Kepulauan
TIDORE- Setelah mengeluarkan rekomendasi tentang Lock Steril selama 14 hari ke depan. DPRD Kota Tidore Kepulauan (Tikep) siap mengucurkan anggaran melalui sekretariat dewan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Tikep, Ahmad Ishak, rekomendasi DPRD kepada Pemkot Kota Tikep dalam menghadapi virus corona dengan melakukan lock steril di semua pelabuhan agar pemerintah daerah dengan mudah memantau pergerakan dan aktifitas masyarakat.

Akan tetapi, jika pemerintah daerah memiliki pertimbangan lain katakanlah belum bisa melakukan lock steril. Maka perlu disampaikan ke DPRD.

“ Kalau menurut saya sudah harus dilakukan lock steril pada senin besok, dan pemerintah daerah sudah harus menyiapkan data untuk kebutuhan bagi masyarakat, dan besaran anggaran yang dibutuhkan kami DPRD sudah bersepakat untuk mendukung 100 persen. Bahkan kami juga sudah siap untuk menggeser anggaran sekretariat DPRD demi memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Politisi PDI-Perjuangan ini juga memberi apresiasi atas langkah pemerintah daerah yang begitu intens memantau dan mengawasi penyebaran virus corona baik melalui pelabuhan maupun pembentukan tim satgas di setiap kelurahan dan desa.

“Saat ini kan kita juga bisa melihat bahwa dari langkah yang dilakukan pemda seperti himbauan dan lain sebagai membuat masyarakat paling bawah juga ikut berperan untuk saling mengingatkan,” tutur Ratna.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tikep, Ratna Namsa, menambahkan alasan DPRD mengeluarkan rekomendasi untuk Lock Steril wilayah Kota Tidore Kepulauan, karena persoalan corona sudah masuk dalam kategori tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sampai pada tanggal 29 Mei 2020.

Untuk itu, adanya kebijakan lock steril. Maka pemerintah tinggal menyiapkan berbagai alat kebutuhan yang diperlukan petugas kesehatan maupun kebutuhan masyarakat.

“ Kondisi saat inikan Tidore masih banyak kekurangan dalam menghadapi corona, untuk itu perlu dilakukan lock steril agar petugas medis kita ini mudah mengidentifikasi masyarakat tidore baik yang sudah terjangkit atau belum, selain itu petugas medis juga memenuhi kebutuhan mereka mengenai alat medis lainnya,” tuturnya.

Lanjut Ratna, pada rapat lanjutan antara DPRD dan Pemkot Tikep pada senin besok tanggal 30 Maret 2020.

“ Kami berharap pemerintah daerah kota tikep sudah dapat menyiapkan data-data mengenai masyarakat yang menerima bantuan berupa sembako dan obat-obatan berupa vitamin,” sambung Ratna. Saat ini Pemda sudah menyiapkan dana tak terduga senilai Rp. 2,5 Miliar.

“ Kami harapkan dari dana tersebut sudah dapat diperjelas mengenai rincian kebutuhan bagi petugas medis, pengamanan dan masyarakat penerima bantuan diluar dari pejabat, PNS, TNI dan Polri," ucap Ratna.

Sementara itu, mengenai target anggaran yang harus disiapkan oleh Pemkot Tidore Kepulauan. Bagi Ratna Namsa,  harus mencapai 20 Milyar. Bahkan, berapa pun besar anggarannya DPRD tetap mendukung yang terpenting persoalan ini dapat dilengkapi dengan data yang akurat.

“ Pemerintah pusat sudah memberikan perintah untuk mengubah struktur APBD ketika menghadapi kondisi luar biasa ini. Bahkan dana desa juga bisa diperuntukan untuk masalah ini sehingga pemerintah daerah harus menyiapkan data untuk kita alokasikan anggarannya pada semua aspek dalam rangka pencegahan Covid-19,” tegasnya.

Politisi PAN ini berharap agar pemerintah daerah harus dengan cepat untuk melakukan tanggap darurat, tak boleh lengah dan terus mengawasi warga. Apabila sudah terjangkit, maka harus dengan cepat untuk mengambil langkah guna menyelamatkan masyarakat.(Aidar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini