Edi Langkara Siap Kalahkan Alien Mus di Musda Golkar

Editor: Admin author photo
Foto Konfrensi Pers Edi Langkara

Ternate-Menjelang H-1 Musyarawah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Maluku Utara, salasatu Bakal Calon ketua DPD I partai Golkar Edi Langkara meminta ketiga DPD II di Kabupaten Kota Diaktifkan kembali.

Edi di hadapan awak media mengatakan kurang lebih dua minggu ia di jakarta
melakukan upaya upaya lobi pada ketua umum DPP Partai Golkar dan jajaranya untuk membicarakan hal ikhwal terkait musda Partai Golkar Provinsi Maluku Utara,  dan perkembangan terkini oleh DPP partai golkar menegaskan bahwa yang di Harapkan Edi Langkar untuk jadi ketua DPD I Partai Golkar

"Mengapa teman teman DPD II partai Golkar Kabupaten Halmahera Timur,  Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan masih melalukan gerakan dan komplen karena peserta musda harus terlahir dari sebuah musyawarah oleh karena itu tidak musyawarah daerah itu absurd atau kata lain batal demi hukum," ungkap Edi. Selasa (17/03/20).

Lanjut Edi mengatakan ia telah memperjuangan melaui lobbi lobi sampai ke mahkama partai untuk semata-mata mendapatkan status hukum yang legal sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan tentang partai Politik.

"Saya kira DPP bukan orang pinggir-pinggir, DPP sungguh sangat memahami aturan dan hanyalah peserta yang terlahir dari musda terdaftar dalam sistim sipol pemilu 2019," terangnya.

Masih Edi mengatakan apabila yang terjadi adalah ilegal maka mereka tidak punya kekuatan hukum untuk menyampaikan pandangan dan pikiran pada saat musda apalagi menyampaikan hak suara itu yang kita tuntut.

"Pertanyaan kenapa hari ini belum saya kira dpp punya skema dan rencana, dan akan mempertanyakan dan sudah di bicarakan bahwa pada saat nanti dan forum ini juga akan kita bicarakan

"Kesiapan saya sebagai ketua ada hal penting yang saya sampaikan di sini mestinya seluruh kaders golkar di maluku utara harus berterimah kasih kepada saya ketika saya naik sebagai ketua," cetusnya.

Edi bilang posisi golkar sekarang menurun perolehan suara pemilu 2019 bahkan kursi DPRD Hilang kecuali Halteng, Halbar.

"Saya kaders partai merasa terpanggil untuk membenahi semua ini, jadi bukan kepentingan semata-mata dengan dalil gaga gahan tapi ini dalam rangk mengabdikan diri saya kepada partai golkar di maluku utara," pintanya.

Bahkan Edi membeberkan dalam sejarah 4 kali pemilu golkar gagal, dengan pengalaman itu harus menjadi destroyerd untuk kemenangannya dalam ia juga akan memperbaiki kerapuhan ini, rekrutmen yang tidak betul, menempatkan ketua ketua partai yang seenaknya tanpa melalui suatu mekanisme dan seleksi yang benar itu yang perlu dia perbaiki.

Edi juga mengatakan hari ini di tambah tiga pengurus yang di plt-kan akan menjadi 5 pengurus DPD II kabupaten kota,  2 ormas dan DPP maka ia optimis dapat delapan suara. Sedangkan di pihak mereka tanpa SK maka akan gugur, di lihat dari voter kita memliki suara terbanyak.

"Alien harus bertanggung jawab sorang sekretaris provinsi tidak bisa menandatangi surat SK terhadap pengangkatan pejabat di lingkungan DPD sebelum yang bersangkutan mendapatkan SK DPP yang terjadi adalah terbalik.  Dan itu batal secara hukum," ungkapnya.

"Sebagai anak bangsa di daerah. Ia optimis Ormas tri karya,  soksi,  kosgoro,  mkgr,  ampi, majelis dakwah islamiyah,  dpd golkar sula, dpd p. Morotai, halbar, haltim dan tikep karena ini soal kepercayaan maka besok akan saya pertarungkan pada musda besok. Saya siap bertarung," katanya dengan nada optimis optimis. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini