Ini Alasan Kadinkes Tolak RSUD Tidore Jadi Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Editor: Admin author photo
 dr. Abdullah Maradjabessy

TIDORE- Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor : 291/KPTS/MU/2020  tentang Penetapan Nama Rumah Sakit Rujukan Penyakit Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Salah satunya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) masuk sebagai rumah sakit rujukan.

Akan tetapi, keputusan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba. Hal itu ditanggapi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tidore Kepulauan, dr. Abdullah Maradjabessy, meskipun gubernur menetapkan mengenai RSUD Kota Tikep sebagai rumah sakit rujukan.

Namun, jika tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (ADP), maka pihaknya belum bisa menindak lanjuti surat keputusan tersebut. Dengan alasan RSUD Kota Tikep masih memiliki keterbatasan. Bagi Maradjabessy, Dinas Kesehatan maupun RSUD Kota Tikep hanya akan berkonsentrasi pada pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat Kota Tidore Kepulauan, ucap Maradjabessy.

Dia menegaskan untuk warga dari daerah lain. Apabila terjangkit virus corona belum bisa di terima di RSUD Kota Tidore Kepulauan.

“Jika RSUD Tidore belum dilengkapi dengan APD. Maka kami tidak berani menjadikan RSUD Tikep sebagai rumah sakit rujukan, untuk warga Maluku Utara yang terjangkit corona,” ucap Maradjabessy.

Maradjabessy berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara juga bisa membantu pemerintah daerah Kota Tikep dengan menyiapkan APD bagi rumah sakit yang telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan penderita corona.(Aidar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini