Ini Tanggapan Kadishub, Terkait Rumor Pelabuhan Galala

Editor: Admin author photo
Foto: Kadishub Kota Tikep Daud Muhammad

TIDORE- Menanggapi rumor yang berkembang bahwa pembangunan pelabuhan Ferry Galala di Oba Utara. Pemkot Tidore Kepulauan, dinilai tidak serius mengelola pelabuhan tersebut.

Hal itu membuat sebagian masyarakat meminta agar pelabuhan Ferry Galala tersebut diserahkan ke pihak Balai Kementerian Perhubungan Darat untuk dibenahi dan dipercantik.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, mengatakan pelabuhan Ferry Galala dibangun pada tahun 1993. Bangunan tersebut kemudian dilakukan penyerahan oleh ASDP ke Pemerintah Daerah Kota Tikep untuk dilakukan pengelolaan dan pemanfaatan.

Olehnya itu, Kata Daud, jika pelabuhan tersebut kemudian diserahkan ke pihak Balai yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Daerah akan mengalami kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang setiap tahunnya mencapai Rp. 1 Milyar. Bahkan, Kota Tidore Kepulauan juga akan terancam kehilangan tenaga kerja, karena semuanya akan diatur oleh Pemerintah Pusat.

“ Pelabuhan Ferry Galala ini tanpa diserahkan ke pihak balai, Pemkot Tikep juga bisa memperbaiki pelabuhan tersebut tanpa harus menggunakan APBD. Buktinya, tahun ini Pemerintah Daerah telah mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk perbaikan pelabuhan dari sisi darat (ruang tunggu) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp. 1,9 Milyar, tutur Daud Muhammad kepala kepada sejumlah wartawan saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (19/3/2020).

Daud menambahkan, walau pun anggaran itu telah dikucurkan oleh Pemerintah Pusat, tapi anggarannya  tidak terlalu besar. Bagi Daud, minimal setiap tahun Pemkot Tidore Kepulauan tetap mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat, tanpa mengurangi PAD Kota Tidore, itu artinya dalam pemanfaatan pelabuhan Ferry Galala Pemerintah Daerah masih diuntungkan dalam retribusi daerah.

"Kita tidak menyerahkan pelabuhan Ferry Galala untuk dikelola Pihak Balai, bukan berarti kita tidak serius untuk membangun, sebab di tahun ini pemerintah daerah juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Selanjutnya, pengembangan pelabuhan penyebrangan Ferry Galala, baik dari sisi darat, maupun sisi laut akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang," tuturnya.

Untuk itu, sejumlah pelabuhan penyebrangan yang masih dikelola oleh Pemkot Tikep diantaranya pelabuhan ferry galala, pelabuhan ferry dowora. Maka selanjutnya tinggal dilakukan perawatan oleh pemerintah daerah serta membangun hubungan baik dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini Direktorat Jendral Kementerian Perhubungan Darat guna mendapatkan bantuan untuk melengkapi fasilitas yang ada melalui Dana Alokasi Khusus.

"Mudah-mudahan, jika DAK ini terus dikucurkan. Maka masyarakat yang berada di daratan halmahera bisa memanfaatkan fasilitas tersebut, karena dari semua Kabupaten/Kota di Maluku Utara yang mendapatkan DAK untuk pelabuhan penyebrangan hanya Kota Tikep. Jadi soal penyerahan ke pihak balai ini hukumnya tidak wajib, karena sekarang saja untuk pelabuhan pengumpul regional dan pelabuhan pengumpul lokal juga mau diserahkan ke pemerintah daerah untuk dikelola, tinggal bagaimana pemerintah daerah menyiapkan data teknisnya untuk meyakinkan pemerintah pusat,” ucapnya.

Lanjut Daud, pada esensinya tugas pemerintah pusat hanya berkonsentrasi pada soal keselamatan, sementara Pemerintah Daerah berkonsentrasi pada pemeliharaan dan peningkatan infrastrukur.

Untuk itu, Daud berharap ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara, jika ingin peduli terhadap pelabuhan Galala yang menjadi pusat utama transportasi laut di daratan oba, maka bisa dilakukan sharing anggaran untuk perbaikan pelabuhan tersebut.

"Setahu saya pelabuhan penyebrangan masih dikelola oleh pemerintah daerah ini hanya Kota Tikep, yakni pelabuhan Galala dan pelabuhan perintis Ferry Dowora. Dan itu, Pemerintah Pusat tetap membantu memberikan subsidi untuk pelabuhan Ferry Dowora serta DAK untuk pelabuhan Galala, tanpa harus diserahkan ke pihak balai,” katanya. (Aidar/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini