Kabar Gembira, Besok Dinkes Taliabu Bayar Gaji PTT

Editor: Admin author photo
Pihak PTT saat membuat kesepakatan (foto:ist)

Taliabu-Setelah melakukan protes, Para Pegawai Tidak Tetap di Dinas Kesehatan Pulau Taliabu akhirnya mendapat angin segar. Gaji yang sudah molor sampai tiga bulan akhirnya cair.

Micky Larasiu Koordinatordari puluhan PTT ini, mengatakan keterlambatan gaji ini bukan baru kali ini tapi di setiap pencairan selalu terlambat tapi teman-teman selalu memaklumi

"Seolah-olah pihak dinas kesehatan ini menganggap kami pajangan saja, tenaga kami di minta tapi hak (gaji) kami tidak di bayar," ungkapnya.

Lanjut Micky yang juga adalah sekretaris DPD PPNI (Persatuan perawat Nasional Indonesia) pulau Taliabu ini, menyesalkan sikap dari dinkes ini, sebab menurutnya semestinya pihak dinkes harus mengerti dan memahami posisi mereka sebagai garda terdepan dalam pencegahan virus corona (covid-19)

"Kita tau bahwa sekarang ini virus corona menjadi musuh untuk kita lawan, baru kami selaku tenaga medis berada di garda terdepan, kami tentu akan tetap loyal dan bekerja, tapi kan mestinya gaji kami juga mestinya di bayar, itu hak kami," terangnya dengan nada kesal.

Sementara itu, Plh. Kadis Kesehatan Aema Larakaba saat bertemu dengan para PTT ini di ruangannya mengatakan bahwa dirinya tak punya kewenangan dalam membijaki gaji dari PTT ini.

"Dalam membijaki persoalan anggaran ataupun gaji para PTT saya tidak memiliki kewenangan, lebih baik kalian ke bagian keuangan, agar lebih jelas disana," kilahnya.

Kendatipun demikian, karena merasa keberatan terhadap penjelasan dari pihak dinkes, para PTT ini tetap ngotot dan mendesak agar nota kesepakatan yang telah mereka siapkan bisa di tandatangani oleh Plh. Kadis kesehatan, dan akhirnya tuntutan ini pun di terima.

Dalam nota kesepahaman tersebut termuat kesepakatan antara pihak pertama dalam hal ini Aema Larakaba (Plh.kadis kesehatan) yang bertindak atas nama kadis kesehatan dan pihak kedua atas nama Micky Larasiu selaku koordinator dari PTT yang sama-sama di tandatangani di atas materai 6000.

Adapun isi kesepakatan tersebut, di sebutkan bahwa gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) terhitung sejak bulan januari s/d bulan maret 2020 akan di bayarkan pada hari rabu (1/4/2020). Dan jika pada tanggal tersebut juga tak terbayarkan maka para PTT tersebut akan melakukan mogok kerja sampai dengan gaji di bayarkan. (Ari)
Share:
Komentar

Berita Terkini