Kasus Amoral Anggota DPRD Halbar, BK Tunggu Surat Pelapor

Editor: Admin author photo
GMNI saat hering Bersama BK DPRD Halbar. 

JAILOLO - Tepat Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 09 maret 2020, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), mendatangi kantor DPRD senin, (09/03/2020) dan menggelar aksi demonstrasi.

Aksi tersebut di gelar di depan Kantor DPRD Halmahera Barat Senin, massa aksi datang dengan sound sistem lengkap dengan atribut-atribut organisasi GMNI dan juga beberapa panfled yang salah satunya bertuliskan (Copot Anggota DPRD Amoral).

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Oktovianus Baimamenteng yang juga Ketua GMNI Halmahera Barat dalam orasinya menjelaskan bahwa, 9 Maret adalah hari Wanita Internasional sudah seharusnya kita memperingati jasa para leluhur wanita yang tercatat dalam sejarah.

"Bahwa dimana wanita juga pernah berkontribusi besar, di tanah air Republik Indonesia yang dikenal sebagai sosok pejuang feminisme R A. Kartini yang telah memperjuangkan hak-hak kaum wanita, artinya wanita tidak seharusnya di intimidasi, diskriminasi bahkan diskriminatif sebagaimana yang telah di cantungkan dalan UU Perlindungan Perempuan dan Anak yang sedang berlaku di Negara Republik Indonesia saat ini," kata Oksan sapaan akrab Oktovianus Baimamenteng

Menurutnya, jikalau dilihat pada kondisi realitas/objektif yang terjadi masih ada kaum wanita yang diperbudak atau di tindas.

"Ada dengan sengaja menjatuhkan harkat dan martabat kaum wanita, sebagaimana hal ini tidak seharusnya dilakukan kepada kaum wanita dengan tindakan Amoral apalagi sebagai pejabat publik dari Anggota DPRD Fraksi Hanura," teriaknya.

Dalam tuntutannya Oksan meminta agar Pimpinan DPRD serta Badan Kehormatan (BK) segera menyikapi dengan tegas terhadap oknum anggota DPRD dengan memberikan sanksi jika ada hal yang mencederai kode etik DPRD dan merusak nilai nilai moral DPRD kabupaten Halmahera barat.

"Copot oknum anggota DPRD yang melakukan tindakan Amoral dan juga meminta kepada (BK) DPRD kabupaten Halmahera Barat segera menindak lanjuti tuntutan tersebut," tegas Oksan.

Sementara itu Badan Kehormatan DPRD Halmahera Barat, Yhan Frangki Luang, mengatakan untuk menindaklanjuti permintaan yang tertera dalam lembaran propaganda, Badan Kehormatan sedang menunggu surat dari pelapor yang saat ini masih berada di pimpinan DPRD.

"Setelah laporannya sudah diterima oleh Badan Kehormatan (BK) barulah dikaji terlebih dahulu dan kemudian ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," singkat Frangki (zu3-tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini