Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Malut Minta Musda Sesuai Mekanisme

Editor: Admin author photo
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Malut, H.Ahmad Karim,

Ternate - Sesuai Mekanisme Pencalonan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar), Provinsi Maluku Utara, dengan membuktikan surat rekomendasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP), dan DPD tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Malut, H.Ahmad Karim, saat di temui awak media, menyebutkan bahwa, sesuai dengan mekanisme pencalonan di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Provinsi Maluku Utara harus melampirkan dukungan 30% dari pemilik suara, minimal 5 suara,mekanisme.

Menurutnya, Sejauh ini yang melampirkan surat dokumen hanya ibu Alien Mus, sementara Edi Langkara belum ada surat dokumen.

"Sekarang kan Ibu Alien Mus, fakta di atasnya yang memilih ibu Alien Mus ini 8 DPD ll dan 3 suara sayap, termasuk saya dewan pertimbangan, tambah DPD demisioner itu sendiri, jadi sudah 12 suara, tinggal empat suara yang masih di luar, yaitu dua DPD yakni morotai dan sula, di tambah dengan organisasi sayap, Oksus Goro dan partai musawara masyarakat gotong royong (MKGR) yang itu di gabungkan satu suara, ditambah suara DPP ," jelas dewan pertimbangan Golkar DPD l provinsi Maluku Utara itu.

Menurut Ahmad, jadi kalau di lihat persyaratan-persyaratan di atas itu harus memenuhi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tanggal partai Golkar

"Jikalau itu tidak bisa di lengkapi maka tidak bisa mencalonkan diri," cetusnya

"Untuk mendukung syarat administrasi dengan terlihat bukti itu hanya ibu Alien Mus, tapi Pak Edi Langkara belum ada, mungkin dari mereka yang belum sempat masukkan, jadi belum tahu pasti, tapi yang masuk di tangan Stering Comite (SC) itu hanya ibu Alien Mus, Pak Edi belum masuk," tambahnya.

Di katakan, secara sikap, tergantung dari surat dukungan, pastinya tidak bisa mencalonkan diri, karena tidak memenuhi syarat.

"Himbauan kalau bisa partai Golkar ini kan partai Moderen, kita harus demokratis, kita terus menjaga persatuan dan kesatuan. Kalau ajakan seperti kemarin-kemarin soal memaksakan orang, yakni Ibu Alien Mus untuk mengundurkan diri sebagai pencalonan. Itu kan secara nyata bukan demokrasi, tapi itu otoriter," tegasnya.

Kata Ahmad, Itu yang di sampaikan langsung oleh Ketua tim, Hasyim Dukarim, dari bakal calon DPD Partai Golkar Provinsi Malut, pak Edi Langkara, dan itu di pidatokan langsung di depan kantor DPD Golkar provinsi Maluku Utara," tutupnya.(Ady).
Share:
Komentar

Berita Terkini