Komisi I DPRD Kepsul Gelar RDP Pembentukan Tim Tapal Batas

Editor: Admin author photo
Foto: Foto : Komisi I DPRD Kepsul saat diwawancar awak media di Kantor DPRD

SANANA- Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kepsul guna membahas persiapan pembentukan panitia tapal batas seluruh Desa di Kabupaten Kepulaun Sula.

Ketua Komisi I DPRD Kepsul, M. Natsir Sangadji, menyampaikan bahwa tim tapal batas ini terdiri dari Pemda yang di ketuai oleh Bupati dan jajarannya, yakni DPRD, Dinas terkait maupun pihak keamanan.

“ Pembentukan tapal batas berlaku untuk semua desa yang belum memiliki berita acara tapal batas. Nah, hal ini harus di siapkan semua,” ungkap M. Natsir Sangadji, kepada awak media di Kantor DPRD Pultab, Kamis (5/03/2020).

Menurut Natsir, mengenai masalah tapal batas perlu di bentuk tim tapal batas baru kemudian di buat regulasinya.  Olehnya itu, untuk membahas hal tersebut maka pihaknya mengundang pihak-pihak terkait untuk dibahas bersama.

“ Masalah tapal batas perlu ada tim terlebih dahulu baru dibuat Peraturan Daerah  dan Peraturan Bupati, sehingga hal itu termuat dalam regulasi,” tukas Natsir.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pemkab Kepsul, Aswin Soamole, mengatakan rapat bersama Komisi I DPRD pihaknya diminta segera membentuk tim tapal batas desa. Sebab ke depan ada pemerakan desa di beberapa desa.

“ Jadi DPRD meminta sebelum sejumlah desa dimekarkan, maka Pemerintah Daerah  segera membentuk tim tapal batas untuk di persiapkan pada perubahan anggaran tahun ini,” tutur Aswin.

Lanjut Aswin, saat ini sudah ada dua proposal yang masuk dari desa yang akan di mekarkan di antaranya Desa Wainanas dan Desa Mangoli. Tapi mengenai hal itu pihaknya akan mengkaji dan meneliti terlebih dulu, tukasnya.

Aswin menambahkan terkait tim tapal batas nantinya akan melekat di pemerintahan untuk tingkat kecamatan sedangkan tingkat kabupaten akan melekat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

” Kami akan siapkan tim tapal batas dalam waktu dekat agar bisa di bahas di anggaran perubahan nanti,” tutupnya. (di/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini