Kunker Komisi II DPRD Halbar : Dasril Minta Kadis Kesehatan Evaluasi Kapus Kedi

Editor: Admin author photo
Foto Saat Kunker (foto:ist)

JAILOLO, Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat, melalui komisi II melakukan kunjungan kerja dalam daerah, yang dilakukan langsung oleh ketua Komisi II Nikodemus H David Dan Sekretaris Dasril Hi. Usman mendapatkan sejumlah masalah yang terjadi di Puskesmas Kedi, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat.  Jumat (13/03/20).

Pemandangan tidak menyenangkan itu disaksikan langsung oleh politisi PAN itu dengan mendapatkan bangunan puskesmas yang ditinggal tanpa penghuni.

“Sekitar Pukul 11:30 WIT, kami Sampai di puskesmas tersebut dan tidak  ada satu orang-pun yang stay di puskesmas,” ungkap Sekretaris Komisi II Dasril Hi. Usman.
Lanjutnya mengatakan lebih parahnya lagi pintu puskesmas dibiarkan terbuka, seolah ada pelayanan namun ketika masuk kedalam puskesmas hanya kesepian yang ia dapatkan.

“Pintu tidak di kunci, kemudian kami masuk ke dalam tapi  sepi tidak ada orang,” sambungnya.

Ruang Kapus Tertutup (foto:ist)

Karena tidak menemukan orang di puskesmas, Ketua dan sekretaris Komisi II itu kemudian menemui pihak pemerintah Kecamatan Loloda yang di terimah oleh sekretaris camat. 

“Kami ke kantor kecamatan, berdiskusi dengan sekretaris kecamatan, setelah itu pergi makan siang,” lanjut Dasril menceritakan kronologis. 

Masih Dasril menceritakan, setelah kembali secara tiba-tiba pihak Puskesmas kedi diantaranya 1 orang Dokter, 3 orang bidan dan 2 orang bagian pelayanan menemui mereka. 

“Setelah kami balik, dokter dengan beberapan bidan menunggu kami di depan kantor kecamatan, dan setelah itu kita sama-sama ke puskesmas kedi untuk berdiskusi,” jelas Dasril.

Menurut Dasril peningkatan kerja di puskesmas Kedi tidak berjalan, disebabkan kepala Puskesmas Kedi sedang berkunjung ke kecamatan lain.

“Ternyata sebagaian dokter, tenaga medis dan  kepala puskesmas berkunjung ke Loloda Utara,” kata Dasril.

Dasril dengan ketuanya juga mendapatkan keluhan dari pihak Puskesmas.

“ Tadi Mereka mengeluhkan tenaga medis yang kurang dan distribusi bidan perorang tiga desa agar  bisa di tambah,” pungkasnya.

Setelah mendengarkan berbagai keluhan dari pihak puskesmas Kedi, politisi muda itu meminta bupati Halmahera Barat melalui Dinas Kesehatan agar mengevaluasi kepala Puskesmas Kedi. Karena dianggap lalai dengan tugasnya.

“Kami meminta bupati dan kepala dinas kesehatan agar mengevaluasi kepala puskesmas Kedi, karena  ini menyangkut kebutuhan masyarakat, jangan sampai masyarakat sakit secara tiba-tiba sakit, namun ke puskesmas tapi tidak ada petugas. Bisa fatal,” pinta Darsil. (red-tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini