LSM Gele-Gele Minta Polisi Usut Mafia Tanah di PT IWIP

Editor: Admin author photo
Lsm gele gele saat menggelar aksi

Weda – Keberadaan mafia tanah masih menjadi persoalan serius yang dihadapi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Mafia tanah sampai dengan saat ini menjadi salah satu aktor yang menyebabkan maraknya sengketa tanah. Bahkan masyarakat pemilik hak sendiri tidak tahu bahwa para mafia ini sedang berperkara di atas tanahnya.

Sehingga hal ini mendapat sorotan penting oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gele-Gele geram dan melakukan aksi di Site PT Indonesia Wedabay Industrial Park (IWIP) dan PT Weda Bay Nikel, Kamis (12/3/2020).

Kata kordinator lapangan LSM Gele-Gele Husen Ismail mengatakan pihak berwajib agar segera mengusut kasus mafia tanah.

“Kami mendesak Polres Halteng agar segera mengusut tuntas Mafia-Mafia tanah yang berada di PT IWIP dan PT WBN,” pintanya

Lanjut Korlap mengatakan masa aksi mendesak PT IWIP dan PT WBN agar melibatkan masyarakat pemilik lahan dan Instansi terkait pada setiap melakukan pengukuran, sehingga tidak terjadi transaksi atau pembayaran yang salah sasaran.

“Kami meminta pada saat melakukan pengukuran lahan, PT IWIP harus melibatkan masyarakat pemilik lahan dan pihak BPN supaya tidak ada salah pembayaran atau yang mengaku-ngaku sebagai pemilik lahan,” sambung Husen

Husen juga merasa kesal karena selama orasi berlangsung, tak ada satupun petinggi dari pihak PT IWIP dan PT WBN yang menemui masa aksi.

"Kalau pun Pimpinan PT IWIP dan PT WBN tidak temui masa aksi maka kami akan melakukan aksi lanjutan dan kami akan memboikot seluruh aktifitas perusahan sehingga perusahan tidak akan melakukan aktifitas di kabupaten halteng," tutup Husen ( dir/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini