Melawan Wabah Corona, Gaji Tenaga Kesehatan Di Taliabu Molor

Editor: Admin author photo
PTT Di saat mendatangI Dinkes Taliabu

Taliabu- Sebagai imbas dari belum terbayarkannya gaji dari para Pegawai Tidak Tetap (PTT) di seluruh puskesmas di kabupaten pulau Taliabu, puluhan PTT datangi Dinas kesehatan setempat. Senin (30/3/2020)

Pasalnya, hak atau gaji yang mestinya di bayar oleh dinkes ini, telah molor dan terkatung-katung sejak dari bulan desember hingga bulan maret 2020.

Dalam pantauan media ini, para PTT yang memadati pelataran dinkes Pultab ini, tergabung dari seluruh PTT yang ada Rumah sakit, Puskesmas dan dan Pustu se-kabupaten Pulau Taliabu.

Micky Larasiu (koordinator) dari puluhan PTT ini, mengatakan keterlambatan gaji ini bukan baru kali ini tapi di setiap pencairan selalu terlambat tapi teman-teman selalu memaklumi

"Seolah-olah pihak dinas kesehatan ini menganggap kami pajangan saja, tenaga kami di minta tapi hak (gaji) kami tidak di bayar.

Masih Micky yang juga adalah sekretaris DPD PPNI (Persatuan perawat Nasional Indonesia) pulau Taliabu itu menyesalkan sikap dari dinkes, sebab semestinya pihak dinkes harus mengerti dan memahami posisi mereka sebagai garda terdepan dalam pencegahan virus corona (covid-19)

"Kita tau bahwa sekarang ini virus corona menjadi musuh untuk kita lawan, baru kami selaku tenaga medis berada di garda terdepan, kami tentu akan tetap loyal dan bekerja, tapi kan mestinya gaji kami juga mestinya di bayar, itu hak kami," kesalnya.

Hal sama juga di sampaikan oleh salah satu PTT dari puskesmas bobong yang hadir di Dinkes ini bahwa sebelumnya mereka sudah pernah di janjikan oleh pihak Dinkes untuk gajinya di bayar, tapi hingga saat ini  belum juga di bayar.

"Jadi di dua minggu yang lalu, kami di janjikan bahwa setelah pihak dinkes balik monitoring ke seluruh PUSTU di Taliabu, gaji kami sudah akan di bayar, tapi setelah mereka balik dan sampai sudah mau masuk bulan april ini gaji kami belum juga di bayar."beber salah seorang PTT yang enggan namanya di sebutkan ini.

Dia mengatakan bahwa layaknya manusia yang sudah tentu butuh makan dan butuh biaya untuk mencukupi kebutuhan, kami pun sama.

"Kami ini butuh makan, kami ini manusia sama juga dengan kalian yang ada di dinas kesehatan sana, jadi tolong bayar hak kami."ungkapnya dengan penuh harap.

Hingga dengan berita ini di muat, pihak Dinkes belum ada satupun yang menemui para PTT ini. (Ari)
Share:
Komentar

Berita Terkini