Musda Golkar Di Tunda Lagi, Ini Penyebabnya

Editor: Admin author photo
Arifif Djafar

TERNATE - Penundaan Atau Perpanjangan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V Partai Golongan Karya (Golkar), dengan berlandaskan beberapa alasan penting, salah satunya pergantian Pejabat Penerima Mandat Ketua Umum Ke Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Edaran Instruksi Presiden Indonesia dengan Waspada Virus Corona.

Sekertaris DPD Partai Golkar, Arifin Jafar, saat di temui sejumlah media, pada Senin (16/03/2020), menyampaikan hari ini sedianya sesuai dengan surat DPP partai Golkar nomor 19 penundaan keempat pelaksanaan musda ke lima DPD partai Golkar Provinsi Maluku Utara.

"Kami semalam mendapatkan konfirmasi lisan dari sekretaris jenderal DPP partai Golkar, bahwa adanya perpanjangan musda partai golkar provinsi Maluku Utara dari tanggal 16 maret 2020 sampai dengan tanggal 19 maret 2020, adapun pelaksanaan acara pembukaannya itu dilaksanakan pada hari rabu tanggal 16, pukul 10.30 WIT," kata Arifin.

Arifin Bilang alasan perpanjangan waktu pelaksanaan musda dan penundaan jadwal dan sidang sidang ini disebabkan karena alasan teknis organisatoris adanya Pergantian Pejabat Penerima Mandat dari ketua umum di level wakil ketua umum yang ditugaskan ke Maluku Utara.

"Karena yang penerima mandat terbaru yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas ketua umum di provinsi yang lain, dengan hal yang sama yaitu musda, sehingga yang bersangkutan akan tiba di sini hari di rabu pagi," ungkap Arifin.

Menurutnya, penundaan atau perpanjangan ini tidak ada surat resmi baru, atau tidak menyangkut dengan penundaan atau penetapan yang lain-lain, tapi masih pakai surat yang lama, tapi perpanjangan waktu musda dari tanggal 16-19 Maret 2020, di perpanjangan pembukaannya di laksanakan pada tanggal 18 Maret 2020.

"Jadi itu alasannya prinsip organisatoris, adanya pergantian pejabat penerima mandat ketua umum di level wakil ketua umum, dan alasan kedua, terkait juga instruksi presiden, menyangkut dengan waspada Virus Corona, sehingga semalam kita di minta untuk menjelaskan status daerah menyangkut dengan Virus Corona, sehingga kami berkomunikasi untuk melaporkan ke pusat," tandasnya

Lebih lanjut, Karena Musda Golkar ini mengumpulkan peserta berkisar 100 orang, itu juga perlu melakukan langkah-langkah kewaspadaan dampak dari virus corona, kita perlu peserta juga dilakukan terealisasi, langkah kongkrit yang sudah di buat oleh panitia.

"Hari ini kita memiliki kurang lebih 100 lebih masker, itu akan kita berikan kepada peserta," cetusnya.

Menurut Arifin yang terpenting adalah pemerintah daerah harus menetapkan status tentang kewaspadaan virus corona, terus langkah apa yang sudah di ambil.

"Ini yang perlu di laporkan juga, karena salah satu faktornya, selain alasan organisatoris, alasan seperti itu juga, sehingga para pejabat tinggi di partai Golkar juga, sementara bergerak kemana-mana juga di batasi," tutupnya. (Ady).

Share:
Komentar

Berita Terkini