Pemkot Tikep Belum Berlakukan Lock Steril, Ini Pertimbangannya

Editor: Admin author photo
Foto: Aktifitas pelabuhan Rum Kota Tidore Kepulauan

TIDORE- Menindaklanjuti rekomendasi  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tentang pemberlakuan lock steril dalam penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19).

Tim Gugus COVID-19 Kota Tikep langsung menggelar rapat bersama dengan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) yang di pimpin Walikota Tikep Capt. H. Ali Ibrahim bertempat di kediaman rumah dinas Walikota, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Setda Kota Tikep, Azis Hadad, kepada wartawan menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Tim  Covid-19 Kota Tidore Kepulauan mempertimbangkan pemberlakuan lock steril  dari aspek sosial ekonomi masyarakat, sehingga pada rapat itu diputuskan bahwa lock steril saat ini belum bisa di berlakukan.

Walau begitu, untuk mengantisipasi penanganan dan pencegahan Covid-19. Maka di lakukan proteksi secara ketat bagi seseorang yang kembali dari daerah luar yang masuk ke Tidore.

“ Proteksi ini dilakukan di seluruh pintu masuk di Kota Tidore Kepulauan seperti di pelabuhan yang nanti akan di back up oleh personil dari  TNI, Polri dan Satpol-PP," ucap Azis Hadad.

Lanjut Hadad, langkah proteksi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan cara mengurangi jam operasional speadboat di Pelabuhan Rum, Itokici, Sofifi, Guraping dan Loleo. Yakni mulai pukul 06.00 -18.00 WIT yang di berlakukan mulai pada hari ini Senin tanggal  30 Maret 2020.

“ Khusus bagi warga yang telah kembali dari daerah luar dan telah di lakukan karantina wilayah saat ini di rumah masing-masing terus di lakukan pengawasan ketat oleh pihak Kelurahan dan Desa serta Babinsa sehingga tidak berkeliaran atau keluar dari rumah," tutupnya.(Aidar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini