Program Obor Pangan Lestari Mulai Action

Editor: Admin author photo
Foto bersama

JAILOLO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat melaui dinas pertanian bersama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)  dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Halbar melaksanan kegiatan tanam serta panen bersama tanaman hidroponik di pekarangan rumah dinas pertanian Desa Hatebicara Kecamatan Jailolo, Senin (09/03).

Panen bersama yang yang ter-backup dalam program obor pangan lestari tersebut dihadiri oleh Kadis Pertanian Totari Balatjai, Kadis Ketahanan Pangan Aston Siwatalbessy, Ketua TP-PKK Joula Adeleida Missy, Ketua Seksi Ekonomi DWP Halbar Karlina Balatjai, serta anggota TP-PKK halbar.

Kadis Pertanian Totari pada kesempatan itu menyampaikan kegiatan panen bersama tanaman hidroponik obor pangan lestari merupakan dampak dari program yang sama di tahun 2019. Satker dari program ini berada di Provinsi Maluku Utara dan dikembangkan di Halbar di halaman rumah dinas pertanian.

"Pada saat ini kami telah memanfaatkan penanaman sayur selada dan pakcoi dan sebagaian telah dipanen dan sudah bisa di olah menjadi makanan lezat dan bergizi. Ini kami lakukan sebagai bentuk sosialisasi kepada anggota PKK agar ketika kelak ada kegiatan desa terkhusus kegiatan terkait pemberdayaan perempuan, obor pangan lestari ini bole dimanfaatkan oleh ibu-ibu pkk yang ada di desa.

Selain itu tujuan dari obor pangan lestari sendiri juga untuk bisa memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman sayuran hidroponik.

"Kami berharap program obor pangan lesatari bisa dikembangkan didesa-desa yang ada di halmahera barat sebagai bentuk pemanfaatan pekarangan rumah secara maksimal," ucap Totari.

Sementara itu Ketua TP-PKK Joula Adeleida Missy menyampaikan program obor pangan lestari sangat bermanfaat bagi anggota PKK halbar.

"sosialisasi terkait obor pangan lestari nantinya melahirkan kreatifitas anggota PKK untuk memanfaatkan halman rumah agar dapat menanam sayur-sayuran hidroponic.

Berhubungan adanya lomba-lomba PKK setiap desa, maka dari pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam tanaman hidroponik menjadi salah satu sumber peniliaian terhadap anggota PKK di setiap desa," tutup Joula. (zu3-red)
Share:
Komentar

Berita Terkini