DPP Belum Keluarkan Rekomendasi, PPP Minta MTS Copot Logo Partai

Editor: Admin author photo
Salasatu baliho milik bakal calon walikota Ternate M Tauhid Soleman yang mencatumkan logo partai PPP.  (foto:ist)
TERNATE- Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Ternate, Fachri Bahdar, memberikan warning kepada Bakal Calon Walikota Ternate M. Tauhid Soleman (MTS) yang berpasangan Nursia Abdul Haris untuk segera mencopot logo PPP yang terpapan di baliho miliknya.

Fachri  menegaskan untuk rekomendasi PPP itu belum diberikan kepada siapa pun.

" Sejauh ini rekomendasi untuk PPP belum ada sama sekali, kalau sudah ada rekomendasinya pasti kami unsur pimpinan di daerah akan di beritahukan," tutur Fahri Bahdar kepada awak media, Minggu (29/03/2020).

Fachri mengingatkan, untuk membangun politik yang santun. Ia meminta untuk kubu MTS-Nursia Abdul Haris jangan saling mengklaim rekomendasi.

" Rekomendasi belum terbit kepada siapa pun, maka jangan dulu saling mengklaim. Kami menghargai bapak Tauhid Soleman masuk dalam lima besar yang di kirim ke DPP PPP. namun DPP saat ini melum mengeluarkan rekomendasi itu," ucap Fachri dengan tegas.


Ketua DPC PPP Kota Ternate,  Fachri Bahdar
Bahkan, Fachri menjelaskan terkait jenis rekomedasi yang ada di PPP, yakni ada tiga bentuk dan diberikan penyebutan rekomendasi A, B dan C.

"Rekomendasi poin A. adalah Rekomendasi persetujuan permulaan, rekomendasi itu di berikan kepada salah satu bakal calon. Maka bakal calon tersebut bisa melakukan lobi-lobi ke partai lain dalam rangka memenuhi syarat dukungan dan itu sampai sekarang belum keluar kepada siapa pun," ungkap Fachri.

Lebih lanjut Fahri menyebut poin kedua adalah
rekomendasi poin B ini di berikan apabila syarat dan dukungan itu sudah memenuhi.

" Misalnya PPP hanya tiga kursi di DPRD Kota Ternate. Maka kami membutuhkan dua kursi untuk memenuhi 20 persen presentase kursi di dewan untuk memenuhi syarat pencalonan," ujarnya.

"Ada rekomdasi C yang di berikan sekalian dengan formulir B1KWK, tetapi kemudian di proses perjalanan ada salah satu partai yang kemudian menarik dukungan dan bakal calon tersebut tidak memenuhi maka rekomendasi C ini bisa berubah," tambah Fachri.

mengenai pencantuman logo partai  oleh MTS-Nursia Abdul Haris. Fachri  sudah diperintahkan DPP menyampaikan kepada yang bersangkutan untuk di copot.

" Kalau rekomendasi sudah ada, maka digunakan tidak masalah kepada siapa pun, namun alangkah eloknya kalau rekomendasi sudah ada baru cantumkan logo partai. Jangan sampai opini publik PPP sudah mengarah kepada salah satu, kita tidak tahu jika nantinya rekom keluar dan di luar dari nama beliau. Maka, masyarakat bisa beranggap partai PPP tidak komitmen dan konsisten," pintanya.

Fachri bilang yang bisa gunakan logo adalah kaders partai PPP. "Misalnya lima nama yang di kirim salah satunya adalah bapak Mubin Wahid, contonya kalau beliau berpasang dengan bapak Tauhid Soleman maka itu tidak masalah karena beliau adalah kaders partai PPP sekalipun rekomendasi belum keluar tapi kalau Pak Tauhid dengan ibu Nursiah. Maka itu di mohon bersabar," pinta Fachri lagi.

Fachri berharap sebelum rekomendasi di terbitkan sebagai pimpinan partai kita harus laksanakan politik yang santun tanpa menjatuhkan kandidat yang lain. Harapnya. (red-tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini