Satuan Gugus Penangana Covid-19 Halbar di Nilai Lemah

Editor: Admin author photo
Nikodemus David ketua komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Barat  

JAILOLO - Upaya pencegahan Covid-19 yang di lakukan oleh Satuan Gugus Penanganan Covid-19 Halmahera barat sangat terlihat lemah.

Pasalnya, salah satu pelabuhan yang merupakan pintu keluar-masuknya kapal bongkar muat yang berada di desa Bataka Kecamatan Ibu Selatan sampai sejauh ini terlihat kosong atau tidak ada tenaga medisnya.

Nikodemus David yang merupakan ketua komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Barat  menyesali atas kinerja tim satuan gugus covid-19 Halmahera barat.

"Sampai sejauh ini orang-orang atau masyarakat sering masuk dan keluar Daerah melalui pelabuhan Bataka. Tetapi sejauh ini tim penanganan covid-19 pun tidak terlihat," ungkapnya.

Bahkan Nikodemus bilang kapal tol laut yang sering masuk dari kota bitung dan Manado pun masuk di pelabuhan Bataka, sampai sejauh ini belum ada pemeriksaan atau penanganan oleh tim medis covid-19.

"Saya pikir, kedatangan masyarakat melalui Ternate sangat efektif dalam pemeriksaan dan penanganan. Akan tetapi jangan lupa pelabuhan yang berada di desa Bataka, sebab melalui pelabuhan tersebut merupakan Pintu Masuk antar Daerah Manado Bitung  dengan kapal Tol Laut tersebut," tukasnya.

Atas kelalaian tersebut Nikodemus meminta agar tim satuan gugus tangkap Darurat Kabupaten Halmahera Barat agar cepat membuat posko di pelabuhan Bataka.

"Kalau boleh mulai hari ini juga, sebab informasinya malam nanti, kurang lebih pukul 20:00 WIT akan ada kapal Tol laut (Kapal Sabuk 105) akan tiba dari Bitung," pintanya.

"Kami meminta agar Gugus tangkap Darurat dapat menindak lanjuti apa yang kami harapkan karena semua ini demi kepentingan Kabupaten Halmahera Barat bebas dari wabah covid-19," tutupnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini