Sepulang dari Jakarta, Wawali Kota Tikep di Karantina 14 Hari di Pulau Maitara

Editor: Admin author photo

Wakil Walikota Tidore Saat di periksa oleh petugas kesehatan (foto:ist)
TIDORE- Sepulang dari jakarta dalam rangka perjalanan dinas luar daerah, Wakil Walikota Tidore Kepulauan (Tikep), Muhammad Sinen, kembali menjalani proses pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan Rum.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tikep, Saiful Salim, mengatakan hasil pemeriksaan orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan itu negatif dari virus corona (COVID-19).

"Pak wakil sangat kooperatif dalam mengikuti prosedur yang dianjurkan oleh petugas di pintu masuk pelabuhan Rum. Hasil wawancara serta observasi terhadap dokter di pelabuhan Rum mengenai pemeriksaan pak wakil beliau tidak masuk dalam kategori ODP, melainkan sebagai pelaku perjalanan keluar daerah yang pulang tanpa gejala," ungkap Saiful Salim, Jumat (20/03/20) di sela-sela pemeriksaan.

Kendati demikian, Saiful menyebut sesuai dengan anjuran Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan yang telah diberlakukan kepada semua pengunjung yang datang dari luar daerah khususnya daerah terjangkit COVID-19 ke Kota Tidore Kepulauan. Maka harus di karantina selama 14 hari sambil observasi mandiri.

"Anjuran ini diberlakukan kepada semua pengunjung yang datang dari luar daerah, tidak hanya untuk pak wakil kita berharap adanya kesadaran dari semua pihak untuk lebih koperatif dan mengikuti anjuran dinas Kesehatan. Dan pak wakil sangat koperatif sehingga beliau juga mau untuk dikarantina selama 14 hari," jelasnya.

Mengenai pengendalian pencegahan virus corona yang dilakukan oleh tim kesehatan di kecamatan tidore utara di pintu masuk pelabuhan rum ini terdiri dari dua puskesmas, yakni petugas Puskesmas Rum dan Puskesmas Ome secara bergantian.

Sementara Wawali Kota Tikep, Muhammad Sinen, ketika di wawancarai awak media. Dirinya mengaku bahwa aturan yang yang telah dibuat harus diikuti, tanpa memandang dia siapa.

"Meskipun saya dinyatakan tidak terjangkit corona, tetapi saya juga harus tunduk terhadap aturan, sehingga bisa menjadi contoh bagi pejabat lainnya dan masyarakat (pengunjung) pada umumnya.  mengenai karatina karantina selama 14 hari ke depan saya lebih memilih ke pulau maitara sebagai tempat untuk saya di karantina, karena di sana (Maitara-Red) merupakan tempat kelahiran saya," ucap Muhammad Sinen saat di temui usai melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Rum pada Jumat tanggal 20 Maret 2020.

Untuk itu, orang nomor dua di lingkup Pemkot Tikep ini berharap kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tidak panik dalam menghadapi virus corona. Dirinya menghimbau agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sehingga masalah ini bisa kita hadapi secara bersama.

"Kepada masyarakat saya imbau tetap waspada, jaga kebersihan dan berolahraga yang teratur, jangan mudah panik dengan informasi yang menyebar terkait dengan corona, karena pemerintah daerah juga sudah sangat pro aktif terkait dengan masalah tersebut. Untuk itu marilah kita berdoa agar penyakit seperti ini bisa terhindar dari Kota Tidore Kepulauan, sebab sebagai manusia biasa kita harus tetap waspada, karena Allah Maha segalanya," tutupnya (dar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini