Pemkab Minsel Alokasikan Dana Rp.2,3 Miliar Untuk Penanganan Penularan Covid-19

Editor: Admin author photo
Foto: Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu Bersama Beberapa Kepala SKPD Pemkab Minsel

MINSEL- Demi Mencegah Penularan Virus Covid-19 atau Virus Corona, Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Seperti himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan interaksi sosial (social distancing ), Serta selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Keseriusan Pemkab Minsel dalam mencegah penularan virus corona ini, Tak tanggung-tanggung Pemkab Minsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 2,3 Miliar Rupiah.

Hal ini dibenarkan Kadis Kesehatan Pemkab Minsel Erwin Schouten yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19. Ia menjelaskan, Anggaran tersebut sudah melalui pembahasan bersama TAPD dan peruntukannya untuk penanganan covid-19. Sebagaimana arahan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu dalam penanganan Covid-19.

“Kita sudah memesan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis, cairan disinfektan, masker, hand sanitizer, hanskun, dan thermo scan untuk mengukur suhu badan, ” Jelas Schouten, Selasa (24/03).

Warga diminta jangan panik, serta bersabar. Kebutuhan-kebutuhan yang dipesan menurutnya sudah dalam perjalanan.

“Paling lambat awal April sudah ada semua. Kita sudah pesan. Yang ada sekarang baru Hanskun. Ini semua akan dibagikan ke masyarakat” Tambahnya.

Mengenai kelangkaan masker sendiri, Kepala Dinas Kesehatan Minsel itu, menghimbau warga berharap warga tak perlu cemas. Sebab menurutnya berdasarkan hasil penelitian ternyata penyebaran virus tersebut tidak melalui udara.

“Jadi, ternyata berdasarkan pedoman pencegehan dan pengendalian covid 19 yang dikeluarakan Kemenkes tanggal 16 Maret 2020, penularan Corona tidak melalui udara, melainkan kontak fisik dan droplet. Droplet artinya penyebaran terjadi ketika orang yang terkontaminasi batuk atau bersin sehingga mengeluarkan percikan cairan mengandung kuman. Apabila percikan cairan berisi kuman memasuki mata, mulut, atau hidung orang yang sehat, orang tersebut dapat tertular penyakit,” tandasnya.

Sehingga menurutnya yang perlu dilakukan sekarang adalah tetap mematuhi protokoler kesehatan seperti sosial distancing.

“Patuhi himbauan pemerintah melalui edaran yang ditandatangani Bupati Christiany Eugenia Paruntu. Hindari keramaian, tetap menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan dan berolahraga sehingga upaya memutus rantai penyebaran corona bisa berhasil, ” Tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Melky Manus menjelaskan anggaran penanganan covid-19 dialokasikan dari belanja tak terduga sebesar Rp1 miliar dan pergesaran kegiatan dari Dinkes sendiri sebesar 1,3 miliar.

“Totalnya ada 2,3 miliar. Realokasi anggaran itu berdasarkan Instruksi Presiden nomor 4 tahun 2020, Permendagri 20 tahun 2020, PMK 19 tahun 2020, Keputusan Menkes dan Keputusan Menkeu nomor 6 tahun 2020,” Jelas Manus. (Ir)
 
Share:
Komentar

Berita Terkini