Unkhair Gelar Seminar Proposal Perdana Secara Online

Editor: Admin author photo
Salahsatu peserta saat mengikuti seminar proposal secara online (foto :ist) 

TERNATE- Mengikuti anjuran pemerintah dalam hal ini Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor: 3 tahun 2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (covid 19) pada satuan pendidikan dan Surat menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor: 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran secara daring dan Bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (covid 19). Serta menindaklanjuti Surat edaran Pak Rektor Universitas Khairun Prof. Husen Alting dengan nomor: 343/UN44/HM.09/2020 tentang Kebijakan Bekerja dari rumah bagi tenaga Kependidikan Universitas Khairun.

Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun dengan cepat merespons yaitu setelah berkoordinasi dengan pimpinan Fakultas Ilmu Budaya dan melakukan perkuliahan secara online.

"Kami mengambil langkah-langkah cepat, selain kuliah secara online, kami juga menggelar ujian seminar proposal skripsi dilakukan secara online melalui Video Cenference," ungka Ketua Prodi ilmu Sejarah.

Dalam Agenda tersebut Jainul mengatakan pada hari ini Kamis tanggal 26 Maret 2020 telah menggelar Ujian seminar Proposal, dengan peserta ujian sebanyak dua orang.

"Yang pertama Peserta ujian seminar Saudara Masri Alwi dengan judul: Tradisi Cokaiba di Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah sejak tahun 2002 sampai di tahun 2020, dengan penguji 3 orang masing-masing atas Penguji ujian seminar proposal. penguji.1.Drs. Umar. Hi Radja MA, 2.Jainul Yusup. SS. M.HUM, 3. Pheres Sunu Wijayngrono.Ss. MA.," sebut Jainul.

"Sedangkan yang kedua Saudara Glendy Soeprapto dengan judul: Perubahan dan komersialisasi tradisi pernikahan; aktivitas sewa tenti di Ternate di tahun1983 sampai di tahun 2013 dengan penguji juga 3 orang masing-masing diantaranya 1.Mustafa Mangsur.Ss M.Hum. 2. Janaib Umar.Ss. M.Si. dan Pheres Sunu Wijayngrono.Ss. MA.," sambungnya.

Ujian seminar proposal ini berlangsung kurang lebih 4 jam, dari pukul 09.00 hingga pukul 13.00 WIT,Untuk Di Maluku Utara.

"Ini baru Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun Ternate yang lakukan pertama," cetusnya.  (Red-adi)
Share:
Komentar

Berita Terkini