BPC HIPMI Sesalkan Statement Walikota Ternate

Editor: Admin author photo
Sofyan Sangadji (Sekretaris BPC HIPMI Kota Ternate)
TERNATE- Sekretaris Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Ternate, Sofyan Sangadji,  menyayangkan statement Walikota Ternate yang terkesan kurang tanggap dan lambat dalam menangani dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 di Kota Ternate.

“ Sampai saat ini Pemkot belum menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak dan terkesan “tidak apresiatif” atas aksi sosial dan kemanusiaan yang digagas oleh sejumlah elemen baik organisasi,paguyuban,OKP-Ormas,Parpol dan sejumlah dermawan yang telah membantu sebagian masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19,” Ujar Sofyan Sangadji kepada media ini melalui siaran pers, Senin (27/04/2020).

Seperti dilansir sejumlah di media Walikota khawatir akan terjadi tumpang tindih bantuan. Padahal pemerintah punya data dan perangkat birokrasi yang bisa bekerja untuk memastikan data masyarakat kurang mampu tersebut.

“ Kalau masalah data kan ada data BPS, ada data di dinas sosial, ada data petani/nelayan di Dinas Pertanian dan DKP, ada data pelaku UMKM di Dinkop, ada data pedagang kecil di Dinas Perindag, ada data Mustahik di Baznas Kota Ternate dan lain-lain, masa Pemkot tidak memiliki sejumlah data itu dan terkesan bingung untuk menyalurkan Sembako yang dibutuhkan warga yang membutuhkan?  Ini kan aneh, lanjut Sofyan, Geram. BPC HIPMI merasa heran dengan lambatnya Pemkot melakukan aksi Jaring Pengaman Sosial terhadap masyarakat terdampak Covid-19 ini.

BPC HIPMI juga menyayangkan kurangnya antisipasi dari Pemkot terhadap sejumlah pedagang musiman yang menjual jajanan untuk ta’jil di sejumlah titik terutama di beberapa Pasar yang ada di Kota Ternate, yang menimbulkan berkerumunnya warga yang berjualan maupun para pembeli yang tentunya akan sangat rentan terjadi penyebaran Covid-19. 

“ Kami sesalkan di “Fasilitasinya” sejumlah pedagang musiman yang berjualan dengan memungut biaya tenda oleh oknum di dinas tertentu.  Itu artinya Pemkot belum secara menyeluruh melakukan langkah antisipatif terhadap pencegahan Covid-19 di Kota Ternate,” Lanjut Sofyan. 

BPC HIPMI mengapresiasi Lurah dan para pedagang kue di Falajawa 1 yang tidak membuka lapak jualan mereka selama Ramadhan ini. Selain itu apresiasi yang sama juga diberikan kepada Kapolres dan Dandim serta seluruh jajaran TNI/Polri serta SatPol PP yang terus menerus melakukan patroli pengamanan dan pencegahan Covid-19. (Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini