Kunjungan Ke Haltim, Dinas Pertanian Provinsi Siapkan Swasembada Pangan

Editor: Admin author photo
Dinas Pertanian Saat Melakukan Penanaman Padi Bersama Warga Desa Cemara Jaya (foto:ist)

Haltim-Melakukan Kunjungan Kerja Perdana pasca di lantik sebagai Kepala Dinas Pertanian Provinisi Maluku Utara, Rizal Ismail, melakukan tanam padi bersama masyarakat desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur. Sabtu (11/04/20).

Rizal kepada media ini mengatakan ia Haltim adalah kunjungan perdananya karena sebelumnya telah melakukan kunjungan dibeberapa Kabupaten/Kota di Maluku Utara.

"Saya baru di lantik tanggal 16 Maret 2020 kemarin, ini kunjungan perdana saya di Halmahera Timur,  sebelumnya pernah ke Tidore Kepulauan sebagai sentra bawang, di Halmahera Barat sentra beras, telur, ayam dan sayuran, serta di Kao sentra produksi beras.

Lanjutnya mengatakan untuk sentra beras ada di Malut ada di 5 Kabupaten.

"Di Maluku Utara sentra beras ada di Halmahera Timur, Halmahera Utara,  Morotai, Halmahera Selatan dan Halmahera Barat," sebut Rizal.

Rizal menambahkan di tengah wabah virus Corona, daerah yang bisa menjamin ketersedian pangan sampai bulan Juni mendatang adalah Halmahera Timur dan Halmahera Utara.

"Untuk Kemandirian pangan ada di haltim sama Halut. Karena kedua daerah ini jika ada lockdown atau pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maka dua daerah ini punya pangan mandiri sampai bulan Juni mendatang," ungkap Rizal.

Ia bilang di Bulan April dan Mei Maluku Utara akan menyambut bulan suci Ramadhan, maka produksi sentra beras
Inilah yang kita jadikan dasar untuk benahi sentra beras sehingga Maluku Utara tidak defisit beras.

"Rata-rata produksi perhektar beras di Malut 6,5 ton, sedangkan untuk nasional rata-rata 8,5 ton,  Maka kita kejar target itu maka Malut sudah bisa swasembada pangan,  karena area ada 13.000,5 hektar yang akan kami maksimalkan menjadi 13.500 hektar, dengan IP 200 dalam satu tahun ditanam dua kali," jelas Rizal.

Ia berharap di Maluku Utara bisa di tingkatkan sampai mendekatkan produksi rata-rata produksi nasional dan Malut sudah bisa swasembada pangan.

Sementara itu mewakili masyarakat Desa Cemara Jaya Edwar Yunus mengatakan kedatangan orang nomor satu di Pertanian Provinsi Malut itu sangat membantu masyarakat didesa tersebut.

"Tadi kami bersama kadis melakukan proses panen," ujar Edwar yang juga kepala Desa Cemara Jaya.

Ia berharap agar lebih di tingkatkan lagi sektor pertanian di Halmahera Timur

"Kami minta perhatian khusus soal ketahanan pangan di Malut, agar bisa mensejahterakan petani padi di Halmahera Timur," pintanya.

Selain itu kades berharap pemerintah untuk menyediakan bahan-bahan untuk pengembangan pertanian di Maluku Utara.

"Kiranya pemerintah bisa menambahkan kouta pupuk, sekarang sudah 25 hektar,  sementara kouta perkecamatan 150 ton,  butuh tambahan 300 ton pertahun, dan Elsintan mesin Jondher, mesin Kumbai serta jaringan irigasi," pintanya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini