'Lockdown' Kampung, Cara Warga Molinow Perangi Pandemi Corona

Editor: Admin author photo
Foto: Suasana akses jalan utama desa Molinow, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan
MINSEL- Aneka cara upaya beberapa Desa di Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) memerangi wabah virus Covid-19. ada yang ikut-ikutan memakai istilah ”lockdown” meski hanya untuk membatasi masuk-keluar warga di kampungnya. Palang demi palang menyambut siapa pun yang hendak memasuki Desa di Kecamatan Tenga, seperti di desa Molinow. Semangat polos warga kampung membatasi pergerakan orang demi memutus rantai pandemi Covid-19.

"Ini sudah menjadi arahan serta petunjuk dari pemerintah pusat yang diteruskan oleh pemerintah propinsi dan daerah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Maka kami pemerintah desa menutup sementara akses masuk Desa Moliniw," jelas Hukum Tua Molinow Christin ilat, Sabtu (11/04).

Warga luar yang tidak berkepentingan mendesak dilarang masuk didesa Molinow, bahkan warga desa molinow sendiri yang punya riwayat dari berpergian luar daerah harus diisolasi terlebih dahulu.

Menurut Ilat, Keputusan Local Lockdown dilakukan selain untuk memeberikan rasa aman dan kenyamanan masyarakat desa dengan adanya penyebaran Covid-19 secara masif. isolasi mandiri juga dilaksanakan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus corona.

"Apalagi banyak warga luar tanpa kepentingan jelas yang keluar masuk desa sehingga dikhawatirkan akan rentan terhadap penularan virus," tutur Ilat.

Meski dilakukan lockdown kampung, kata Ilat warga desa molinow tetap masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

"Hanya saja orang dari luar (Desa Molinow) yang datang ke desa tanpa tujuan dan kepentingan jelas kemi tidak perkenankan atau dilarang masuk," tambahnya. (Ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini