Meski Berbeda Keyakinan, Hukum Tua ini Tetap Berpuasa Bersama Masyarakatnya

Editor: Admin author photo
Foto: Hukum Tua (Kades) Sapa Timur bersama Istrinya saat menyantapi Hidangan Buka Puasa

MINSEL- Bulan Ramadhan telah tiba, dimana masyarakat Muslim akan menjalankan ibadah puasa. Ada hal yang unik terjadi di Desa Sapa Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Sebuah gambaran toleransi beragama tercerminkan di desa ini. Salah satu bentuk toleransi itu terlihat kala masyarakat bersama Hukum Tuanya (Kepala desa) terlihat menjalani ibadah puasa bersama saat Ramadhan ini.

Hukum Tua Sapa Timur, Ronny Lengkey tidak hanya menyemangati, Namun seakan Ronny juga ikut merayakan ibadah puasa dengan masyarakatnya.

"Bicara mengenai bentuk toleransi beragama, tentu tidak melulu terwujud dalam tindakan besar. Hal-hal kecil seperti menghargai mereka yang berpuasa juga bisa menciptakan keharmonisan antarumat beragama," Kata Ronny.

Terpantau Ronny bersama istrinya sedang asik menikmati hidangan buka puasa di posko penjagaan Covid-19 desa sapa timur.

Dibulan puasa ini, Ronny bersama istrinya setiap harinya berjaga di posko saat masyarakatnya sedang menjalankan ibadah puasa.

"Disituasi saat ini, dimana kita sedang menghadapi wabah Virus corona semua desa dituntut mendirikan posko dan portal disetiap akses masuk desa. Dan masyarakat silih briganti berjaga di posko. Namun jika sudah mendekati waktu buka puasa, saya dan istri berinisiatif yang menjaga posko. Begitu juga saat mereka melakukan ibadah sholat tarawih, Semua saya lakukan agar masyarakat dalam menjalani ibadah puasa ini dengan tenang dan khusyu," tuturnya.

Sontak tindakan ronny ini diapresiasi oleh masyarakatnya. Faisal kamaru warga desa tersebut sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan hukum tuanya.

"Tentu hal ini patut diapresiasi, memang sedari beberapa tahun yang lalu semenjak pak ronny ditugaskan menjadi penjabat hukum tua didesa kami, beliau mampu menunjukan bentuk-bentuk toleransi antar umat beragama. Walaupun kami berbeda keyakinan, Namun ia mampu beradaptasi dengan situasi yang ada," kata faisal.

Ronny diketahui berstatus sebagai penjabat hukum tua selama empat tahun di desa ini. Dan pernah mendapat penghargaan dari Polri sebagai Hukum Tua Puralis di tengah kemajemukan bangsa. (Ir)

Share:
Komentar

Berita Terkini