Pemkab Pultab Tanam Cengkeh di Sepanjang Jalan Kota Bobong

Editor: Admin author photo
Foto:  Tanam Cengkeh di tanam  Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Pultab

TALIABU-Untuk mewujudkan implementasi penataan ruang terbuka hijau (RTH). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu (Pultab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalukan penanaman cengkeh di sepanjang jalan Kota Bobong.

Kenapa cengkeh jadi icon atau pilihan dari Pemkab Pultab. Menurut Bupati Pultab H. Aliong Mus bahwa cengkeh cerminan terhadap gambaran hidup petani di Pulau Taliabu dan memiliki nilai sejarah yang panjang di Provinsi Maluku Utara.

“ Publik  telah mengenal bahwa cengkeh adalah salah satu hasil unggulan petani Pulau Taliabu khususnya dan Provinsi Maluku Utara secara umum, Cengkeh juga bagian dari sejarah panjang ekonomi indonesia khususnya rempah-rempah yang diperebutkan pada masa Pemerintahan Hindia Belanda di masa lalu,” ucap Bupati Aliong Mus kepada awak media di Taliabu.

Aliong memaparkan bahwa aktifitas masyarakat taliabu terutama petani cengkeh, jika dilihat pada masa panen mampu mengahasilkan ribuan ton cengkeh.

“ Masyarakat petani memiliki jutaan hektar kebun cengkeh di seluruh desa di Pulau Taliabu dengan hasil panen per tahun kalau digabungkan bisa mencampai ribuan ton. Sehingga saya termotivasi untuk menanam cengkeh di Ibu Kota Bobong sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Pulau Taliabu,” tutur Aliong.

Sementara Kepala DLH Pemkab Pultab, Ridwan Buamona, menambahkan penanaman cengkeh ini sesuai arahan dari bapak Bupati H. Aliong Mus sebagaimana program dari penataan ruang terbuka hijau.

“ Sesuai arahan bupati tahap pertama penanaman pohon cengkeh ini sekitar 300 pohon lebih yang akan di tempatkan di sepanjang jalan dalam kota bobong,” beber Ridwan Buamona kepada wartawan media ini, Rabu (22/04/2020).

Ridwan berharap agar masyarakat dapat menjaga serta merawat apa yang telah di tanam ini dan bisa mengembalikan serapan air nantinya.

“ Masyarakat diharapkan agar bersama-sama untuk menjaga dan merawatnya dengan baik, tidak boleh menebang pohon sembarangan, dan semoga dengan adanya RTH ini bisa mengembalikan fungsi serapan air dalam Ibu Kota Pulau Taliabu,” tutupnya.(Ari/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini