Ruang Karantina Terbatas, Gedung LPMP Malut Jadi Solusi

Editor: Admin author photo
Foto: Saiful Salim (Jubir COVID-19 Kota Tidore Kepulauan)  

TIDORE – Dua warga asal Tidore, setelah dinyatakan positif corona. Status Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mengalami peningkatan secara drastis.

Semula nihil, kemudian melonjak menjadi 57 orang. Tentu hal tersebut membuat Tim COVID-19 mengalami kesulitan terkait dengan fasilitas ruang karantina untuk menampung OTG dan ODP.

Meskipun demikian,  juru bicara Tim COVID-19 Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim, mengatakan  gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku Utara yang berada di Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Diharapkan dapat dijadikan sebagai tempat karantina bagi masyarakat tidore yang berstatus OTG maupun ODP.

“ Gedung LPMP merupakan salah satu tempat yang paling layak untuk dijadikan lokasi karantina, karena berjauhan dengan pemukiman, lokasi gedung LPMP cukup startegis buat petugas kesehatan melakukan pemantauan serta evakuasi. Apabila ada warga yang diduga reaktif, setelah dilakukan rapid test,” ucap Salim Saiful kepada wartawan nusantaratimur.com di Kantor Walikota Tidore, Senin (20/04/2020).

Saiful menambahkan status OTG orang yang telah melakukan kontak fisik dengan dua warga Tidore yang dinyatakan positif corona hingga saat ini belum ada gejala. Akan tetapi, dibutuhkan tempat khusus bagi mereka agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Tidore Kepulauan.

"Kami dari dinas kesehatan sudah merekomendasikan ke Pemkot Tikep untuk menjadikan gedung LPMP sebagai lokasi karantina, sebab saat ini kita mengalami kendala kekurangan ruangan karantina bagi warga masyarakat tidore,” tukas Salim.

Sementara tempat karantina yang disediakan oleh Pemkot Tikep, yakni SKB Kota Tikep, Gues Haouse, dan eks kediaman walikota. Kata Saiful, saat ini sudah penuh. 

“ Kami sudah melakukan rapid test terhadap 57 warga yang berstatus OTG termasuk petugas medis dan mereka semua tidak reaktif,” pungkas Saiful.

Hanya saja, uja untuk saat ini baru petugas medis yang dilakukan isolasi mandiri di tempat yang kami sediakan yakni di penginapan delima sedangkan warga lainnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” terang Salim.

Sekedar di ketahui penempatan Gedung LPMP Provinsi Malut sebagai lokasi karantina juga mendapat persetujuan dari DPRD Kota Tidore Kepulauan melalui rekomendasi DPRD dengan Nomor : 170/118/02/2020 tertanggal 26 Maret 2020 yang berbunyi DPRD Kota Tidore Kepulauan menyetujui keputusan pemerintah daerah menetapkan Gedung LPMP Provinsi Maluku Utara di Kelurahan Rum Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, sebagai tempat pemantauan sementara (karantina). (Aidar/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini