Wawali Tikep Instruksi Lurah dan Kades Sisipkan Anggaran Penanganan COVID-19

Editor: Admin author photo
Wawali Tikep, (Tengah) samping Kanan  Komandan Batalion pelopor AKBP. Priyo Utomo. Samping kiri Camat Oba Utara dan Danramil 1505-8/Sofifi (Foto/dar)

TIDORE- Wakil Walikota (Wawali) Tidore Kepulauan (Tikep), Muhammad Sinen, menginstruksikan seluruh Lurah dan Kepala Desa (Kades) dan se- Kota Tidore Kepulauan untuk menyisipkan sedikit anggaran guna melakukan pencegahan dan penanganan terhadap penyebaran COVID-19.

“ Saya minta kepada semua kades dan lurah agar bisa menyisipkan anggaran untuk kepentingan penanganan COVID-19 karena dari anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk kesiapan posko dan kebutuhan lainnya di desa dan kelurahan masing-masing dalam hal penanganan COVID-19,” ucap Wawali Tikep, Muhammad Sinen, saat melakukan pertemuan dengan para kepala desa dan kelurahan se-Kecamatan Oba Utara yang berpusat di Kantor Camat Oba Utara, Selasa (14/4/2020).

Menurut Wawali, tujuan dari pada penyediaan anggaran tersebut untuk menjaga-jaga masyarakat yang apabila mengalami positif corona, maka segera dilakukan penanganan medis dengan anggaran tersebut beserta menyiapkan berbagai kebutuhan guna melakukan pencegahan dini terkait adanya penyebaran virus corona, ujarnya.

Untuk itu, Muhammad Sinen menegaskan bahwa dalam waktu dekat Kepala-Kepala Desa se-Kota Tidore Kepulauan sudah harus segera merincikan berbagai kebutuhan untuk disampaikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Tikep guna dilakukan pergeseran anggaran yang bersumber dari Dana Desa.

“ Saya akan memantau secara langsung. Olehnya itu, setelah pertemuan dengan kepala-kepala desa dan lurah se-Kecamatan Oba Utara, besok (hari ini-red) saya akan melakukan pertemuan dengan kepala-kepala desa Se-Kecamatan Oba Tengah,” pungkasnya.

Senada disampaikan Kepala DPMD Kota Tikep, Abdul Rasyid, mengatakan terkait dengan kesiapan penanganan COVID-19. Maka DPMD Pemkot Tikep telah menyiapkan SK bagi Tim Penanganan COVID-19 di setiap desa. Olehnya itu, diharapkan kepada kepala-kepala desa agar segera mamasukan nama-nama tim relawan penanganan COVID-19 di tingkat Desa guna diterbitkan SK-nya.

“ Kami telah memberikan ruang kepada kepala-kepala desa untuk segera menggunakan dana desa terkait dengan perbelanjaan kebutuhan mengenai penanangan dan pencegahan covid-19 seperti pembangunan posko, penyediaan masker, menyiapkan tempat cuci tanga. Jadi bagi desa yang sudah membelanjakan kebutuhan tersebut, maka buktinya tinggal dibawa ke DPMD untuk kita lakukan perubahan APBDes secara bersama,” terangnya.

Lebih lanjut, Rasyid mengaku bahwa terkait dengan pemanfaatan Dana Desa terkait penanganan Covid-19 juga sudah ada rujukan yang termuat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2020 dan Surat Edaran Menteri Desa dan PDTT tentang Desa Tanggap Covid-19 dan penegasan padat karya Tunai.

"Untuk besaran anggarannya kita berikan ke masing-masing desa dengan jumlah yang bervariasi mulai dari 50- 100 juta. Jadi tergantung jumlah penduduk di masing-masing desa tersebut,” tutupnya.(Aidar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini