Wawali Tikep Kembali Gelar Pertemuan Seluruh Kades Se- Kecamatan Oba Tengah

Editor: Admin author photo
Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bertatap muka dengan seluruh Kades Se-Kecamatan Oba Tengah (Foto/Aidar)
TIDORE- Wakil Walikota (Wawali) Tidore Kepulauan (Tikep) Muhammad Sinen kembali menggelar pertemuan khusus bersama Kepala-Kepala Desa Se-Kecamatan Oba Utara terkait dengan upaya dan kebijakan pemerintah desa dalam menanggulangi penyebaran pandemi COVID--19. Rapat tersebut bertempat di Aula Kantor Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan. Rabu (15/4/2020).

Wawali menegaskan adanya dasar hukum terkait dengan penggunaan Dana Desa untuk kepentingan pencegahan Covid-19 berupa edaran Menteri Desa dan PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

Untuk itu, Wawali ingin memastikan sejauh mana kesiapan para kepala desa dalam menghadapi wabah tersebut. Oleh karena itu, wawali menekankan kepada seluruh kepala Desa yang hadir pada kesempatan tersebut agar dapat menanamkan rasa kepedulian antara sesama dan harus tepat dan cepat tanggap terhadap upaya pencegahan COVID-19.

"Pertemuan ini kami libatkan pihak Kejaksaan Negeri Soasio, Kepala Bagian Keuangan, dan Inspektorat untuk memberikan penjelasan secara langsung kepada desa mengenai regulasi pergeseran anggaran, baik ADD maupun DD dalam hal penanganan Covid-19," ungkapnya.

Mengingat, Wawali, masih saja ada sejumlah Desa yang belum memahami terkait dengan regulasi perubahan APBDes, sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini pihak pemerintah Desa sudah tidak perlu khawatir dalam menggeser ADD maupun DD untuk kepentingan Pencegahan Covid-19.

"Saya minta kepada semua desa yang berada di wilayah oba Khususnya Desa-Desa di kecamatan Oba Tengah agar dalam pemanfaatan anggaran harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan bisa dipertanggungjawabkan, bila perlu segala aktivitas maupun barang yang dibeli terkait dengan upaya pencegahan corona didokumentasikan dalam bentuk video sebagai bukti untuk pelaporan, saya tidak mau dengar ada kepala desa yang nakal (Korupsi) dalam membijaki masalah kemanusiaan yang luar biasa ini," pungkasnya.

Sementara terkait dengan kesiapan masing-masing Desa di Kecamatan Oba Tengah dalam hal penanganan Covid-19, sebagiannya sudah menggeser anggarannya untuk kepentingan pencegahan Covid-19, membentuk Tim relawan untuk melakukan aktivitas pencegahan Covid-19 berupa penyemprotan disinfektan, memantau warga yang melakukan isolasi mandiri, serta melakukan sosialisasi atas bahaya virus corona dan anjuran pemerintah daerah Kota Tidore.

Hanya saja untuk pengadaan masker guna dibagikan kepada masyarakat di setiap desa, sampai saat ini masih mengalami kendala karena keterbatasan stok. Bahkan pemerintah desa di kecamatan oba Tengah juga merasa sulit untuk mengakses pabrik masker guna dilakukan pengadaan.

Untuk itu, Wawali bersedia membantu pemerintah Desa untuk meloby jaringan melalui pabrik pembuatan masker untuk dibeli oleh Pemerintah Desa guna dibagikan kepada masyarakat. Pasalnya, masker merupakan hal yang wajib diberikan kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan Covid-19.

Desa yang berada di Kecamatan Oba Tengah Kota Tidore kepulauan yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Desa Akedotilou, Akeguraci, Akesai, Aketobololo, Aketobatu, Beringin Jaya, Fanaha, Lola, Sikona, Tadupi, Tauno, Togeme, Yehu dan kelurahan Akelamo. (Aidar/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini