Bantuan Susulan Menunggu Data

Editor: Admin author photo
Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen  pose bersama penerima bantuan
TIDORE--Bantuan sosial yang digulirkan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Pemkot Tikep), ternyata belum merata. Ada yang telah menerima, ada pula yang belum.

Tak heran bila Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen, merasa gamang. Hal itu terjadi menyusul pihak pendataan lamban bekerja. Tak ayal, seluruh kepala desa di sana lantas dikumpulkan Sinen. Tak terkecuali pihak kelurahan.

"Jajaran pemerintah desa dan Kelurahan agar segera melakukan pendataan kembali untuk dilakukan bantuan susulan," kata Sinen, menegaskan, di hadapan para kepala desa dan lurah, di kantor walikota Tikep, Senin (18/5), 

Meski agak kecewa, namun Sinen mencoba optimis. Bagi dia, tak ada kata terlambat dalam hal ini. Untuk itu, Sinen yang biasa disapa Ama Erik ini, mewanti-wanti agar pendataan harus akurat dan cepat. "Karena bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang belum kebagian," ucapnya.

Diketahui, bantuan tersebut dirogoh dari kantong kas daerah. "Pak Walikota dan saya sampai mengambil kebijakan seperti ini, karena kami tidak ingin masyarakat merasa susah ketika semua pintu masuk di Tidore kami tutup (pasca pemberlakuan PSBB)," kata Ama Erik kepada Aidar dari NusantaraTimur, di ruang kerjanya, di kantor walikota Tikep, Senin (18/5). 

Dia mengharapkan warga turut  pro aktif, terutama yang belum memperoleh bantuan itu. 

"Yang belum terdata agar melapor di pemerintah kelurahan dan desa. Selanjutnya diteruskan ke dinas sosial supaya pendistribusian bantuan susulan segera dilaksanakan," tandas lelaki berbadan tambun, itu. 

Bantuan sosial dari Pemkot Tikep, berdasarkan kartu keluarga. Dan, tak menutup kemungkinan bagi pendatang juga bisa memperoleh bantuan tersebut. 

"Warga yang datang dari daerah luar namun telah memiliki KTP dan kartu keluarga di Tidore, maka mereka juga berhak menerima," jelasnya. 

Sementara itu, unsur ASN, TNI, dan Polri, tak berhak atas bantuan sosial. Termasuk pengusaha mapan.

Setidaknya warga yang belum memperoleh jatah, tak perlu kuatir. Bantuan susulan akan tiba bila datanya sudah rampung. (Aidar/Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini