Galala Terima BLT DD

Editor: Admin author photo
Wawali Tikep Muhammad Sinen memberikan bantuan kepada masyarakat Halal (foto/Aidar)
TIDORE–Aula gedung kantor Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Senin lalu, ramai pengunjung. Ratusan warga berjejal di ruangan itu hingga tampak sesak.

Rupanya, mereka tengah menunggu pembagian bantuan. Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen, didampingi pemerintah desa, secara langsung menyerahkan uang tunai kepada 100 Kepala Keluarga (KK) di sana.

Itu merupakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Bantuan ini hanya untuk warga kurang mampu, serta yang kehilangan mata pencaharian pasca mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen mengatakan, bagi yang sudah memperoleh bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, seperti PKH dan BPNT, maka tak bisa lagi menerima BLT DD.

Artinya, kata Sinen, berbeda dengan bantuan sosial yang disalurkan oleh Pemerintah Kota Tikep, dimana semua warga bisa kebagian. Kecuali ASN, TNI/ Polri, serta pengusaha besar.

"BLT DD diprioritaskan bagi warga yang terdampak profit kehilangan pekerjaan atau sama sekali tidak memiliki mata pencaharian. Karena, ketika Corona menyebar mereka tidak bisa beraktifitas," jelas Hama Erik sapaan akrab Sinen kepada NusantaraTimur.

Selain itu, Hama Erik menambahkan, BLT juga harus diberikan kepada warga yang memiliki penyakit kronis atau menahun.

Sementara Plt. Kepala Desa Galala, Judin Hamisi, menjelaskan, penerima BLT DD mencakup sepuluh Rukun Tetangga (RT). “Tiap RT kami ambil sepuluh KK,” ujarnya kepada NusantaraTimur, Senin lalu.

Hamisi menjelaskan  pemberian BLT akan berlangsung selama tiga bulan. Dan, lanjut dia, anggaran yang dialokasikan melalui Dana Desa untuk BLT itu senilai Rp180 Juta. "Per KK kami berikan senilai Rp. 600 Ribu," ucapnya. (Aidar)
Share:
Komentar

Berita Terkini