Gegara Aula Kantor Bupati Kepsul Jadi Tempat Karatina, Warga Pohea Tutup Akses Jalan

Editor: Admin author photo

Foto: Warga Desa Pohea Tutup Akses jalan menuju Kantor Bupati Kepsul dengan memotong sejumlah pohon
SANANA,NT- Warga Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, memblokir akses jalan menuju Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Hal itu terjadi, lantaran warga tidak setuju dengan Aula Kantor Bupati Kepsul dijadikan sebagai tempat karantina.

Pantauan nusantaratimur.com, Minggu (10/5), pemblokiran jalan yang dilakukan  warga Desa Pohea, untuk menutup akses menuju Kantor Bupati dengan memotong sejumlah pohon yang ada di pinggiran jalan.

Selain menutup akses jalan menuju Kantor Bupati Kepsul. Warga Poha juga memblokade jalan menuju Kantor DPRD Kepsul. Sebab, akses jalan menuju Kantor DPRD bisa di lalui sampai ke Kantor Bupati.

Sebelum warga Pohea menutup akses jalan ke Kantor Bupati Kepsul, pada Sabtu (9/5) malam, Tim Satuan Tugas (Satgus) percepatan penanganan COVID-19 menuju Kantor Bupati membawa sejumlah fasilitas salah satunya tempat tidur bagi pasien akan di karantina di Aula Kantor Bupati.

Ironisnya, para petugas Satgus COVID-19, malah dihadang oleh masyarakat Desa Pohea. Sehingga sejumlah perabot yang dibawa oleh Tim Satgus tidak berhasil sampai ke tempat tujuan.

Kepala Desa Pohea, Rudi Duwila, ketika di konfirmasi wartawan media ini via Messenger. Rudi mengatakan seluruh warga Desa Pohea menolak Aula Kantor Bupati dialihkan fungsikan sebagai tempat karantina.

"Seluruh warga pohea dari laki-laki sampai perempuan menolak Aula kantor bupati dialih fungsikan sebagai tempat karantina,” kata Rudi. (di)

Share:
Komentar

Berita Terkini