Imbauan Ketinggalan Kereta

Editor: Admin author photo
Kabiro PKKP Setda Pemprov Malut, Mulyadi Tutupoho
TERNATE–Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut). Pemulihan pasien pengidap Corona adalah salah satu fokus pemerintahan Gubernur KH. Gani Kasuba, Lc. Termasuk menekan laju penderita di sana.

Demikian disampaikan Kepala Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik (Biro PKKP), Sekretariat Daerah (Setda) Malut, Muliadi Tutupuho, diruang pers penanganan Covid-19, di Sahid Hotel, di Kota Ternate, Jum’at sepekan yang silam.

Tutupoho bilang, Pemprov Malut takan tinggal diam untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tentunya, katanya, Tim Gugus Tugas (Gustu) Penanganan Covid-19 di wilayah Malut mempunyai peran penting.

Dia juga mengajak seluruh pihak agar bekerjasama. Terutama para kepala daerah yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di sana. Pasalnya, Tutupoho menyatakan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kian meningkat. Sehingga, tambah dia, ketersediaan lokasi karantina untuk pasien Covid-19 menjadi sangat penting. Khususnya di kabupaten dan kota di Malut.

”Untuk tranmisi lokal sudah memasuki fase kedua, sehingga diminta kepada seluruh Kabupaten/Kota, khususnya kepala daerah dan gugus tugas Kabupaten/Kota harus menyiapkan lokasi karantina sebagaimana sudah disampaikan beberapa waktu lalu,” ujar Tutupoho.

Menurut Tutupoho, gubernur telah instruksikan kepada seluruh kepala daerah di Malut untuk segeram menyediakanfasilitas karantina kesehatan.

Diketahui, saat ini, seluruh daerah di Malut telah memiliki lokasi karantina Covid-19. Lantas bagaimana dengan imbauan yang disampaikan Tutupoho? Sepertinya ada yang ketinggalan kereta. (tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini