Polres Haltim Resmi Tahan Mantan Kades Majiko Tongone

Editor: Admin author photo
Mantan Kepala Desa Majiko Tongone berinisial SM  yang ditahan di sel tahan Polres Haltim 
MABA-Mantan Kepala Desa Majiko Tongone, Kecamatan Wasile Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), berinisial SM, resmi ditahan oleh Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Timur. Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Haltim, AKPB P. Sitanggang, SIK. MH, ketika di konfirmasi wartawan diruang kerjanya, Rabu (6/05/2020).

Menurut Kapolres, penanahan tersangka berinisial SM, karena berdasarkan hasil penyidikan telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi terkait penyelewangan  Dana Desa (DD) dan Alokasi dana desa (ADD) Tahun Anggaran Tahun 2017.

“ Penetapan tersangka berdasarkan barang bukti  dan alat bukti yang sah diatur dalam Pasal 183 dan Pasal 184 Ayat (1) KUHP terhadap penyalagunaan anggaran dana desa (DD) 2017 dan Alokasi dana desa (ADD) 2017 Pemerintah Desa Majiko Tongone masa kepemimpinan SM,” tuturnya.

Kapolres menambahkan, pada tahun 2017 tersangka SM mengajukan dan mencairkan anggaran dana desa dan Alokasi dana desa sebesar Rp. 1,2 Miliar, namun ketika anggaran tersebut dicairkan, tersangka SM tidak melibatkan Bendahara dan Sekertaris Desa dalam pengelolaan anggaran tersebut. Bahkan, laporan pertanggungjawaban DD dan ADD Tahun 2017 di buat sendiri oleh tersangka dengan memalsukan sejumlah tandatangan.

Lanjut Kapolres, adapun penyalahgunaan anggaran yang dilakukan tersangka SM, yakni penghasilan tetap, tunjangan kepala desa dan perangkat desa, operasional RT/RW, perjalanan dinas, makan minum rapat, makan minum giat PKK, perawatan kendaraan bermotor, operasional kantor desa serta bahan bakar minyak BBM (operasional Kantor Desa), pembangunan teras mesjid, pembangunan teras mesjid lanjutan serta satu unit mesin yanmar, Bumdes, Rompong Dua unit, pembangunan saluran irigasi, operasional kantor, upah kerja pembangunan saluran air bersih (Sumur bor) dan upah kerja penggalian saluran irigasi dan belanja ATK serta foto copy, bebernya.  

Karenanya, ungkap Kapolres, berdasarkan hasil audit ditemukan kerugian negara sebesar. Rp. 186.829.300.

“ Tersangka disangka melanggar primer pasal 2 Ayat (1), Subsider Pasal 3 lebih subsider Pasal 9 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 4 Tahun dan paling lama 20 Tahun,” tutur Kapolres.

Untuk penyidikan lebih lanjut, kini tersangka SM diamankan di sel tahanan Mapolres Haltim. (riel)
Share:
Komentar

Berita Terkini