Tiga Warga Halbar Positif Corona

Editor: Admin author photo
Jubir Tim Gustu Covid-19 Halbar, Chuzaemah Djauhar
JAILOLO-Wabah flu mematikan yang mencuat di penghujung 2019 silam, yang kini, dikenal dengan nama Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tengah menjadi perhatian dunia. Seantero dunia panik dengan munculnya virus ini.

Di negara Republik Indonesia (RI), pemerintah menjadikan isu corona sebagai titik fokus kerja. Artinya, pemerintah ingin segera menyelesaikan persoalan pandemi corona agar segala aktifitas dapat kembali normal.

Untuk itu, seluruh daerah di nusantara diserukan memutus mata rantai wabah ini. Di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara (Malut), misalnya. Kabupaten Halbar menggalakkan karantina bagi warga yang masuk ke sana. Hotel Sahid di Kota Ternate, menjadi sarana karantina bagi warga Halbar yang baru kembali dari luar daerah.

Hasilnya, tiga orang teridentifikasi positif corona. Tim Gugus Tugas (Gustu) Covid-19 yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halbar, boleh dibilang bekerja cukup maksimal. Langkah penanganan, mulai dari prosedur standar hingga prosedur tingkat tinggi, diterapkan Tim Gustu Covid-19 Halbar.

Tiga orang yang diketahui mengidap Covid-19 itu, kini, dalam penanganan khusus. Dua penderita corona merupakan pasien baru. Sementara satu lainnya sebelumnya telah ditangani Tim Gustu Covid-19 Provinsi Malut, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, Ternate.

Dua pasien baru masing-masing berinisial KH (48), dan FW (17). Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR oleh tim Gustu Covid-19 Provinsi, kemudian dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Halbar, keduanya baru melakukan lawatan di Pulau Jawa.

Riwayat perjalanan keduanya: Jakarta-Surabaya-Makasar-Ambon. Pada 12 April 2020, tiba di Kota Ternate. Melalui pelabuhan Ferry Bastiong, di Ternate, keduanya menyeberang melalui pelabuhan Ferry Sidangoli. Selanjutnya melakukan perjalanan darat ke Jailolo.

Pada 15 April 2019, tim medis melakukan Rapid Test terhadap KH. Hasilnya, reaktif. Dan, sehari setelahnya dirujuk ke RSUD Chasan Boesorie, di Ternate. Di RSUD Chasan Boesorie, KH diperiksa secara intensif. Mulai dari pemeriksaan PCR, rontgen Kesan Pneumonia, Pemeriksaan CBC, KL, hingga Serum dan Elektorit.

Hasil spesimennya dikirim ke Makassar pada tanggal 26 April 2020. Hasilnya, mengejutkan. KH dinyatakan positif corona. Selanjutnya, pada 6 Mei 2020, dilakukan follow up. Hasilnya belum berubah. Dan, sampai pada 12 Mei 2020, KH belum pulih dari virus corona, sehingga masih menjalani isolasi di Hotel Sahid, di Kota Ternate.

“Sementara pasien FW juga punya riwayat perjalanan yang sama dengan KH dan pemeriksaan Rapid Test reaktif pada 27 April. Kemudian hasil pemeriksaan PCR yang dikirim ke BTKL Manado pada 6 Mei, dan hasilnya keluar pada 13 Mei positif Covid-19," kata Juru Bicara Gustu Covid-19 Halbar, Chuzaemah Djauhar kepada NusantaraTimur, Kamis (14/5).

Chuzaemah Djauhar menyatakan, karantina mandiri di Halbar tersisa 527 orang. Dan, lanjut dia, yang telah selesai melakukan karantina sebanyak  1. 903 orang. " Ini adalah musibah yang harus kita hadapi bersama. Mari jaga kesehatan dan jauhi kerumunan. Tetap berada di rumah, sehingga upaya memutus mata rantai dan penyebaran virus corona juga segera berakhir," ucapnya. (zu3/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini