651 Kasus Corona di Sulut, Desa Sapa Timur Perketat Akses Masuk Desa

Editor: Admin author photo
 Foto: Penjagaan Pos Covid-19 di Desa Sapa Timur di Perketat
MINSEL- Kasus Covid-19 (corona) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) makin bertambah, Jika sebelumnya kemarin data ketambahan di sulut sebanyak 57 pasien sehingga terkonfirmasi ada 636 kasus, dilansir data dari Kementerian Kesehatan RI, Hari ini di Sulawesi Utara bertambah 7 Orang sehingga menjadi 651 kasus Corona di Sulut, Minggu (14/06).

Untuk pasien sembuh hingga kini ada 99 orang dan meninggal 56 orang, Semantara Kabupaten Minahasa Selatan sendiri jumlah kasus positif corona terdata sampai hari ini ada 12 kasus, Dua diantaranya sudah meninggal dan 10 pasien lainnya masih dalam perawatan.

Menyikapi hal ini, Pemerintah desa Sapa Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minsel memperketat pos penjagaan jalan masuk Desa. Masyarakat yang hendak masuk desa semua diperiksa baik orang kampung maupun luar kampung.

"Hal ini sengaja kita lakukan, demi mengatisipasi penyebaran virus corona di Desa ini. Setiap masyarakat yang hendak masuk desa, kita periksa suhu badan Dan kita arahkan cuci tangan, Dan masyarakat yang tidak memakai masker, tidak kita ijinkan masuk desa, Kalau ada masyarakat luar desa, Harus ada surat sehat serta surat perjalanan dari desa atau kelurahannya, " Tegas Ronny Lengkey, Hukum Tua ( Kades) Sapa Timur.


Foto : Hukum Tua (Kades) Sapa Timur Ronny Lengkey membagi-bagikan Masker ke Rumah Warga

Upaya pencegahan Pemerintah Desa Sapa Timur, agar masyarakat tidak terjangkit virus Corona, Pemerintah Desa pun melakukan pembagian masker disetiap warganya.

"Kita bagikan masker kepada masyarakat kurang lebih sudah seribu jiwa. Kita kasih tiga masker disetiap warga. Jadi sudah tidak ada alasan lagi masyarakat untuk tidak memakai masker, jika hendak keluar rumah," tambah Lengkey.

Sebagai Pemerintah, dirinya berharap agar masyarakat belum melakukan aktivitas keluar desa, jika tidak ada hal yang mendesak.

"Kalau bisa dirumah dulu, jagan dulu keluar rumah jika tidak ada hal yang mendesak untuk keluar rumah," tutupnya. (Ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini